Ketik disini

Giri Menang

Festival Jazz Diapresiasi Dewan

Bagikan

GIRI MENANG – Pelaksanaan international jazz and world music festival beberapa waktu lalu, diapresiasi DPRD Lombok Barat. Menurut lembaga legislatif ini, festival tersebut menjadikan Lombok Barat mempunyai ikon baru untuk pariwisatanya.

Anggota DPRD Lombok Barat Munawir Haris mengatakan, festival jazz berdampak positif terhadap pariwisata Lobar di pertengahan tahun ini. Memberikan wisatawan suatu pilihan baru untuk berkunjung ke Lobar.

a�?Saya rasa bagus ada event semacam festival jazz tempo hari,a�? kata Munawir.

Menurut dia, keinginan dewan agar Pemkab Lobar membuat event pariwisata yang tidak monoton, mampu diwujudkan Dinas Pariwisata melalui festival jazz internasional.

a�?Jelas itu, karena kita minta ada event yang tidak monoton, yang bisa mengundang banyak wisatawan dari berbagai daerah dan negara,a�? tambah kader PAN ini.

Musik jazz, lanjutnya, mempunyai pangsa pasar kelas menengah ke atas. Sehingga setiap wisatawan yang hadir untuk menonton festival jazz mampu memberikan kontribusi lebih terhadap pariwisata Lobar.

a�?Ada beberapa bos dari luar daerah yang memang datang khusus ke Lobar untuk melihat acara tersebut,a�? ungkap dia.

Hanya saja, menurut Munawir, agar gaung festival jazz bisa lebih besar lagi, jauh-jauh hari sebelum event dilaksanakan, pemkab harus melibatkan media lokal dan nasional. Tujuannya tentu untuk mempromosikan acara tersebut.

a�?Memang masih kurang dalam melibatkan media dan juga pelaku pariwisata. Karena itu, kalau tahun depan diadakan lagi, maka jauh sebelum pelaksanaan, promosinya harus lebih gencar,a�? saran dia.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Lobar Indra Jaya Usman turut mengapresiasi terobosan yang dilakukan Pemkab Lobar melalui Dinas Pariwisata. Terutama keberanian pemkab untuk mengadakan festival jazz di Lombok.

a�?Ini tahun pertama dengan pencapaian yang lumayan sukses, kedepannya perlu ditingkatkan lagi,a�? kata IJU, sapaan akrab Indra Jaya Usman.

Menurut IJU, tekad dan idealisme seniman muda yang mendukung acara tersebut pun patut diapresiasi. Mereka mampu meyakinkan musisi jazz yang berkelas internasional untuk datang dan meramaikan festival jazz Senggigi.

a�?Padahal pasar jazz di Lombok itu belum terlihat, tapi para seniman muda ini berani untuk membuat event jazz, ini sesuatu yang luar biasa,a�? pujinya.

Selain itu, IJU menilai pilihan untuk musik jazz sangat sesuai dengan moto Lobar yakni colors of culture. Artinya, musik jazz mampu menjadi sarana dialog antar kebudayaan tanpa saling meniadakan. Ini dibuktikan dengan masuknya gamelan yang mampu berkolaborasi apik dengan alat musik lainnya.

a�?Walaupun jazz belum merakyat, tapi kita berikan kesempatan bagi pemkab dan seniman muda untuk mengorganisasi event serupa, yang berani nekat dan anti mainstream tanpa takut untung rugi,a�? jelas dia.

Karena itu, IJU berharap festival jazz Senggigi bisa menjadi ikon baru. Menjadikan pariwisata yang humanis. Menyatukan antara wisatawan dengan penduduk lokal dengan harmonis.

a�?Memang ada suara sumbang, tapi itu baik dan kita pandang sebagai kritikan untuk bisa lebih bagus lagi,a�? tandasnya.(dit/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka