Ketik disini

Headline Tanjung

Oknum Anggota Dewan KLU Dipolisikan

Bagikan

TANJUNG – Aliansi Masyarakat Peduli dan Solidaritas RAB melaporkan anggota DPRD Lombok Utara Zarkasi ke Polsek Tanjung, kemarin (23/8).

Padahal sebelumnya, aliansi ini dilaporkan oleh Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP) Lombok Utara ke polisi. Laporan LPKP ini terkait pengerusakan fasilitas kantor DPRD Lombok Utara saat demo, Senin (15/8) lalu.

Aliansi Masyarakat Peduli dan Solidaritas RAB terdiri dari NPW, JPA, JPKP, Barnas PD, PCMI, AMATI, Sahabat Berbagi, PSB Salut, IPNU KLU, GMPRI KLU, KLP Tani Sesait, SBDLU, dan KOMPAK Gumantar.

Aliansi ini melaporkan anggota DPRD Lombok Utara Zarkasi terkait dugaan penghasutan dan provokasi.

a�?Ada tindakan Zarkasi yang kami nilai sebagai penghasutan dan provokasi yang diungkapkan melalui pesan singkat ke salah seorang warga,a�? ujar Perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli dan Solidaritas RAB, Husnul Munadi.

Saat itu, Zarkasi diduga mengirim SMS seperti iniA� “Wakakakakakaka!!!! Arooooo deknya keren pendemo ca mun deknya nyerorang. Mental pengecut LSM KLU ca”. Artinya, Ah, tidak keren pendemo itu kalau tidak merusak. Mental pengecut LSM KLU itu.

Sesuai pasal 160 KUHP, ulah Zarkasi dalam pesan singkatnya dinilai sebagai tindakan penghasutan dan provokasi orang atau kelompok untuk melakukan perbuatan merugikan.

Aliansi Masyarakat Peduli dan Solidaritas RAB ini mengklaim pesan singkat (SMS) dari Zarkasi tersebutlah yang menyulut tindakan mereka pada saat menggelar aksi, Senin (21/8) lalu.

Laporan Aliansi Masyarakat Peduli dan Solidaritas RAB tersebut diterima langsung Kapolsek Tanjung Kompol M. Purna.

Selanjutnya tiga orang pelapor yang mewakili yakni Husnul Munadi, Marianto, dan Asmuni Hasan dimintai keterangan terkait laporannya tersebut.

Selain ke polisi, Aliansi Masyarakat Peduli dan Solidaritas RAB juga melaporkan Zarkasi ke Polres Lobar dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Lombok Utara. BK diharapkan segera menindaklanjuti laporan ini.

Dalam laporan tersebut, Aliansi Masyarakat Peduli dan Solidaritas RAB juga menyertakan bukti screenshot pesan singkat dari Zarkasi yang mengandung penghasutan dan provokasi.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Kompol M. Purna membenarkan telah menerima laporan tersebut. Pihaknya juga sudah menindaklanjutinya dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak untuk memperdalam laporan tersebut.

a�?Laporan ini tetap akan kita limpahkan ke Polres Lobar, sekarang ini laporan kita tindak lanjuti dulu setelah cukup data dan berkas baru dilimpahkan ke Polres Lobar,a�? ungkapnya.

Terpisah, anggota DPRD Lombok Utara Zarkasi yang dikonfirmasi koran ini melalui pesan singkat mengatakan hanya sedang berada di Jakarta. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka