Ketik disini

Praya

Pemprov Bahas Jalan Selong Belanak

Bagikan

PRAYA – Hari ini, Rabu (24/8), Pemkab Lombok Tengah (Loteng) akan menghadiri pertemuan menyangkut penyelesaian sengketa lahan pembangunan jalan provinsi, di Desa Selong Belanak.

Mereka pun berharap, persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dan aman.

a�?Mudah-mudahan, melalui intervensi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, jalan yang melalui desa kami ini bisa dilanjutkan pembangunannya,a�? kata Kepala Desa (Kades) Selong Belanak HL Nurtasim pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Jika tidak, ancam Nurtasim maka terpaksa seluruh masyarakat Desa Selong Belanak, ditambah Desa Mekar Sari dan Montong Ajan, bergerak.

Tidak saja melakukan aksi unjuk rasa, tapi mempertanyakan status investor yang dianggap menghalang-halangi pembangunan infrastruktur jalan tersebut, ke pusat.

a�?Bila perlu, kami akan demo besar-besaran ke Pemkab, kemudian ke provinsi dan terakhir ke pusat. Hal itu kami lakukan, karena semata-mata kepentingan ekonomi masyarakat. Itu saja,a�? katanya.

Karena, dengan adanya akses jalan itu, kata Nurtasim paling tidak masyarakat Desa Selong Belanak dan sekitarnya, mampu merubah diri secara ekonomi.

a�?Sekali lagi, bagaimana pun caranya, pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang terputus di desa kami, wajib dilanjutkan. Tidak ada tawar menawar,a�? tegas Nurtasim.

Ia pun mengaku, sudah menerima undangan dari provinsi, yang ditandatangani Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, dengan nomor surat 005/652/DPU/2016, tertanggal 22 Agustus 2016.

a�?Insya Allah, yang kita bahas dalam pertemuan tersebut yaitu, menyangkut jalan Pengantap-Montong Ajan, yang terputus di Selong Belanak,a�? kata Kepala Dinas Budpar Loteng HL Muhammad Putrie, terpisah.

Salah satu tokoh masyarakat wilayah selatan Loteng itu pun mengatakan, persoalan sengketa lahan pembangunan infrastruktur jalan provinsi tersebut harus selesai.

Terhadap perusahaan yang menolak menghibahkan tanahnya, tambah Putrie akan diselesaikan melalui jalur musyawarah. Dengan cara, menunjukkan bukti-bukti berita acara dan dokumen penting lainnya.

a�?Jalan di wilayah selatan itu, kedepannya menjadi jalan utama pengembangan pariwisata. Jadi, kita semua harus mendukung, tanpa terkecuali, para investor,a�? ujarnya.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka