Ketik disini

Kriminal

PT Mataram Siap Digeledah KY

Bagikan

MATARAM – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Mataram Amriyat siap memberikan keleluasaan kepada Komisi Yudisial (KY) untuk menggeledah kantornya. Hal ini terkait penyelidikan dugaan keterlibatan mantan Ketua PT Mataram Andriani dalam kasus lobi perkara bersama mantan Ketua Muda Mahkamah Agung (MA) bidang Perdata, Djafni Djamal.

a�?Silakan saja periksa, kami akan terbuka,a�? tegas Amriyat saat ditemui di kantornya, kemarin (23/8).

Amriyat mengatakan, dari informasi media, kasus Andriani itu mencuat setelah jaksa KPK membuka rekaman dalam persidangan terdakwa Kasubdit Perdata MA Andri Tristianto Sutrisna. Andriani diduga aktif menghubungi terdakwa via BBM dan WhatsApp. a�?Ya beritanya seperti itu,a�? ujarnya.

Dari media juga menginformasikan, bahwa Andriani diminta untuk a�?mengondisikana�? empat perkara perdata. Diantaranya, pengantar perkara Nomor 2970, pengantar perkara nomor 2971, perkara kasasi nomor 148 K/Pdt/2016 dan Perkara kasasi nomor 163 K/Pdt/2016. a�?Dari media sih informasi seperti itu,a�? ungkapnya.

Jika memang nantinya siapa saja yang akan datang mencari informasi terkait dengan hal itu, ia akan meladeni sebagaimana mestinya. Hal itu sebagai bentuk transparansi pengadilan. a�?Kita persilakan nanti,a�? ucapnya berkali-kali.

Berdasarkan informasi yang didapat koran ini, Andriani diangkat menjadi hakim sejak tahun 1984. Menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Palembang pada 2009. A�2011 Andriani menjadi hakim tinggi Pengadilan Tinggi Bandung dan dalam hitungan bulan menjadi Wakil Ketua PT Palangkaraya.A� Setahun kemudian, ia dipromosikan menjadi wakil ketua PT Banten.

Tahun 2013 karir Andrini kembali naik menjadi Ketua PT Mataram. Saat ini ia menjadi wakil ketua PT Surabaya sejak pertengahan 2016. Andriani juga mendaftar sebagai hakim agung pada 2013 dan 2016 tetapi tak berhasil. (arl/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka