Ketik disini

Politika

Warti’ah Wacanakan Koalisi Bintang Sembilan

Bagikan

MATARAM – Konstelasi politik jelang pilkada serentak 2018 semakin hangat. Sejumlah partai politik menyiapkan strateginya masing-masing.

Ketua DPW PPP NTB Hj Warti’ah misalnya. Dia mewacanakan pentingnya koalisi bintang sembilan di NTB terutama untuk pilgub.

Wacana itu bukan isapan jempol belaka. Menurut dia, PPP yang menguasai enam kursi di DPRD NTB berpeluang berkoalisi dengan PKB yang menguasai lima kursi.

a�?Bisa saja koalisi bintang sembilan kita gagas terutama untuk pilgub,a�? kata Warti’ah kepada wartawan, kemarin (23/8).

Menurut dia, sebelas kursi di DPRD NTB hampir memenuhi syarat kuota 20 persen. Artinya, koalisi tersebut tinggal mencari dua kursi.

Terkait dengan itu, dia menilai Wagub H. Muhammad Amin merupakan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang saat ini moncer di NTB.

Lagipula, Amin kini menjabat Ketua DPW Nasdem NTB. Dengan begitu, jika tiga partai politik bersatu, maka besar kemungkinan dapat mengusung pasangan calon pada Pilgub 2018.

Koalisi bintang sembilan sendiri dinilai terbukti dapat meloloskan pasangan Suhaili FT dan Lalu Pathul Bahri di Lombok Tengah.

Bagaimana tidak, koalisi bintang sembilan setidaknya memiliki kekuatan di level bawah. a�?Ya tentu kita akan jajaki berbagai kemungkinannya nanti,a�? ungkap dia.

Dalam struktur NU terdapat tujuh badan otonom. Ketujuh organisasi itu adalah Fatayat NU, Gerakan Pemuda Anshor, IPNU, IPPNU, Muslimat NU, Lakpesdam NU, dan Banser.

Sementara Ketua DPW PKB NTB TGH Najamuddin Mustofa pun mengamini kemungkinan munculnya koalisi bintang sembilan tersebut. Bahkan, dia justru lebih serius menyikapi wacana tersebut.

a�?Dalam waktu dekat kami akan bertemu untuk membentuk posko penjaringan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB,a�? ungkapnya.

Najamuddin menegaskan sudah saatnya orang-orang NU terutama yang berkecimpung dalam politik untuk berbuat maksimal.

Dengan begitu, pihaknya optimistis mampu memberikan yang terbaik untuk NTB.

Jika koalisi bintang sembilan ini diseriusi, maka tidak menutup kemungkinan NU lebih mewarnai tahun politik 2018 hingga 2019 di NTB.

a�?Apalagi sejujurnya kita ini jauh lebih besar dari lainnya, kok malah jadi penonton,a�? tandasnya. (tan/r7)A�A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka