Ketik disini

Headline Praya

Calon Kades Harus Dibatasi

Bagikan

PRAYA – Komisi I DPRD Lombok Tengah (Loteng) menginginkan agar, calon Kepala Desa (Kades) dalam Pilkades serentak 22 September mendatang harus dibatasi.

Tidak boleh lebih dari lima orang. Alasannya, untuk mengurangi gejolak sosial masyarakat dan anggaran.

a�?Alangkah baiknya, cukup dua orang saja yang bertarung, seperti di Desa Montong Terep dan beberapa desa lainnya,a�? kata Ketua Komisi I DPRD Loteng Samsul Qomar, kemarin (24/8).

Untuk menerapkan kebijakan itu, kata Qomar cukup mengacu pada Perda Nomor I Tahun 2016. Khususnya, pada pasal yang menyebutkan tentang, syarat fotokopy identitas kependudukan warga sebanyak 10 persen, dari total jumlah penduduk di setiap desa.

a�?Tolong petugas penyelenggara Pilkades mengindahkan aturan. Sekali lagi, usahakan jangan lebih dari lima calon. Itu saja,a�? kata politisi Demokrat tersebut.

Verifikasi dokumen, hingga verifikasi faktual, lanjut Qomar harus dilaksanakan secara rinci, teliti dan mendalam. Jika ada calon kades, yang dianggap tidak memenuhi syarat, maka wajib dicoret.

Sekecil apa pun itu. Namun, kebijakan itu bukan berarti untuk saling cegal-mencegal. Tapi, lebih kepada penerapan aturan.

a�?Kami sudah meminta TNI/Polri, Dukcapil, KPU, Panwaslu dan BPMD mengawal seluruh proses Pilkades ini. Dengan harapan, berjalan lancar, aman dan tertib,a�? katanya.

Senada dikatakan Anggota Komisi I DPRD Loteng Legewarman. Dikatakannya, selain Perda, petugas penyelenggara Pilkades dan pihak berkepentingan lainnya, agar mengacu pula pada Perbup, hingga aturan diatasnya yaitu, Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014, tentang desa.

a�?Jika ada kendala, sebaiknya mengaca pada aturan dan konsultasikan,a�? serunya.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka