Ketik disini

Selong

Kenapa Pariwisata Lotim Jalan Ditempat?

Bagikan

SELONGA�– Sebagai daerah terluas di Pulau Lombok, Lombok Timur (Lotim) memiliki aneka potensi wisata. Sayangnya hingga kini potensi tersebut belum bisa dioptimalkan untuk mendatangkan pemasukan bagi daerah. a�?Perkembangan wisata Lombok belum banyak berdampak bagi Lotim,a�? kata Ketua DPRD Lotim HM Khairul Rizal mengkritisi kemarin (24/8).

Kunjungan wisatawan yang tembus dua juta orang tahun lalu ke NTB dijadikan dasar komentarnya. Dari jumlah itu, yang menginap di Gumi Selaparang tak lebih dari 5.000 wisatawan. Padahal daerah lain, mulai dari Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, hingga Mataram mampu menampung hingga ratusan ribu. a�?Yang jalan-jalan ke Lotim banyak, tapi menginapnya, makan minumnya, dan belanjanya di kabupaten lain,a�? ujarnya.

Menurutnya hal itu harus menjadi atensi pemerintah daerah. Pemotongan dana pusat yang mempengaruhi keuangan daerah bisa saja diatasi jika ada sumber pendapatan lain. Dengan potensi pariwisata yang digarap maksimal, daerah bisa mempunyai sumber pemasukan tetap. a�?Bergantung pada pusat saja berbahaya, terbukti sekarang ada pemotongan,a�? ujarnya.

Kadis Budpar Lotim H Hariadi Djuaeni mengatakan kendala yang ada di daerah ini adalah infrastruktur yang belum memadai. Misalnya untuk penginapan, tak banyak pilihan yang bisa ditawarkan pada wisatawan. Lantas mengapa Lotim beum dilirik investor pariwisata? Untuk itu, ia mengatakan perlunya langkah kongkrit dalam hal perizinan. a�?Misal, memudahkan akses yang hendak menanamkan modal dalam bidang pariwisata,a�? ujarnya.

Masalah lain ada pada sarana umum untuk mempermudah akses para pelancong. Kemudahan akses transportasi, perbaikan jalan, ketersediaan listrik dan sumber air menjadi beberapa PR yang harus dibenahi daerah. a�?Untuk itu diperlukan sinergitas semua pihak,a�? ujarnya. (yuk/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka