Ketik disini

Kriminal

Kepala Puskesmas dan Pak Lurah Berdamai

Bagikan

MATARAM a�� Proses mediasi antara Kepala Puskesmas Mataram, Turmuji dengan oknum lurah ES (Inisial, red) berjalan tertutup di ruang Plt Sekda Kota Mataram, Effendy Eko Saswito pagi kemarin (24/9).

a�?Mereka sudah saling memaafkan, saya langsung panggil mereka melalu camat dan kadisnya,a�? kata Plt Sekda Kota Mataram, Effendy Eko Saswito.

Lebih lanjut Eko menuturkan jika kedua belah pihak terutama oknum lurah, menyesali perbuatannya. Eko pun menyampaikan harapannya agar mereka saling mengintrospeksi diri. Selain itu, jika ada persoalan tidak langsung main otot, tetapi dipahami dengan baik duduk persoalannya baru di kroscek kebenarannya.

a�?Jangan langsung saling judge (menyalahkan), alhamdulillah mereka sudah berpelukan dan memaafkan,a�? imbuh Eko.

Terkait laporan polisiyang diajukan Turmuji, Eko juga berharap kasus ini tak berlarut-larut. Meski menolak meminta pelapor mencabut laporannya dari kepolisian, namun Eko optimis persoalan ini tidak akan berlarut panjang hingga ke meja hijau.

a�?Saya rasa tidak ya. Toh tidak ada untungnya juga. Saya memang tidak minta laporannya dicabut, hanya mereka yang sadar,a�? ulasnya.

Lebih lanjut, persoalan ini diharapkan Eko bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak. Terutama Aparatur Sipil Negara di Kota Mataram untuk tidak menyikapi informasi yang belum jelas duduk persoalannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Usman Hadi, juga menjamin tidak ada persoalan lagi yang muncul. Semua sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak juga menyesali perbuatannya.

a�?Saya terus berkomunikasi dengan Camat dan dia (Turmuji), sudah tidak ada persoalan lagi,a�? kata Usman.

Senada dengan itu, Turmuji pun mengamini apa yang disampikan Plt Sekda dan Kepala Dinas Kesehatan. Tak hanya itu, ia juga memastikan akan mencabut laporan yang dibuat di polisi.

a�?Iya ini Cuma salah paham, iya (saya akan cabut),a�? tandasnya.

Sementara itu, Lurah ES yang coba dimintai komentarnya, menolak memberikan tanggapan dan enggan menemui media.(zad/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka