Ketik disini

Tanjung

Komisi I Pertanyakan Nasib Honorer K2

Bagikan

TANJUNG – Komisi I DPRD Lombok Utara berencana memanggil pemkab. Salah satunya untuk menjelaskan perihal tenaga honorer K2 yang saat ini masih tersisa sekitar 129 orang.

a�?Kita ingin pertanyakan bagaimana nasib sisanya ini,a�? ujar Ketua Komisi I DPRD Lombok Utara Ardianto, kemarin (24/8).

Ardianto menjelaskan, K2 di Lombok Utara ini dilakukan melalui dua tahap. Di mana pada tahap pertama ada 260 orang honorer Lombok Utara yang masuk K2. Mereka ini masuk dalam database Kemenpan.

Selanjutnya ada penyesuaian tahap kedua sehingga total honorer yang masuk K2 bertambah menjadi total 383 orang. Tetapi pada saat pelaksanaan ujian, bertambah 50 orang menjadi 433 orang.

a�?50 orang ini tidak terdaftar dalam dokumen uji publik dan tidak masuk database. Tetapi mendapatkan nomor tes dan ikut ujian serta banyak yang lulus,a�? ungkapnya.

Dari 433 orang tersebut, tercatat 304 yang sudah lulus dan diangkat. Dengan begitu masih tersisa 129 orang honorer K2. Seharusnya jika tidak ada penambahan 50 orang maka jumlah K2 yang belum diangkat hanya 79 orang.

a�?Kita di sini ingin memperjelas hal ini. Apa saja upaya pemkab untuk mengakomodir sisa K2 ini, itu yang ingin kami ketahui,a�? tandas pria yang juga menjadi Ketua Pansus Honorer K2 saat itu.

Lebih lanjut, Ardianto menjelaskan, uji publik sendiri dilakukan oleh pemkab dengan melihat database. Jika layak maka diajukan ke Kemenpan.

a�?Syarat untuk diusulkan yakni mengabdi selama lima tahun, sebelum 2010 tanpa terputus serta berasal dari sekolah negeri.

Ini diajukan ke pusat dan keluarlah data dari Kemenpan yang memenuhi kriteria. Kebanyakan ini GTT dan PTT,a�? tuturnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka