Ketik disini

Sumbawa

Lebih Dekat dengan Abdul Azis, Sekda KSB yang Baru

Bagikan

Teka-teki sekretaris daerah (Sekda) Sumbawa Barat akhirnya terjawab. Bupati melantik Abdul Azis sebagai Sekda KSB ke-4 dalam sejarah pemerintahan KSB.

***

KABUPATEN Sumbawa Barat (KSB) kini memiliki sekda baru. Abdul Azis resmi dilantik Bupati Sumbawa Barat Musyafirin sebagai sekda KSB ke-4 sepanjang sejarah kabupaten ini berdiri. Terpilihnya Abdul Azis sebagai orang nomor satu di birokrasi KSB ini bukan tanpa alasan. Pengalaman birokrasi yang dimiliki ayah tiga orang anak ini berhasil mengantarkannya menduduki posisi puncak sebagai seorang pegawai negeri sipil.

Abdul Azis juga hampir setahun lebih dipercaya sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekda. Posisi sebagai Plt diberikan kepada Abdul Azis, setelah mantan Sekda Musyafirin mengundurkan diri karena maju dalam Pilkada KSB pada 9 Desember 2015 lalu. Saat itu, Abdul Azis sendiri tengah menjabat sebagai Asisten Tata Praja dan Kesejahteraan Setda KSB.

Sebelum memegang posisi puncak sebagai seorang abdi negara di daerah, Abdul Azis memulai karirnya dari bawah. Dari staf biasa hingga bisa bisa menempati posisi seperti saat ini. Abdul Azis lahir di Jereweh, 18 Agustus 1965. Ayahnya merupakan mantan demung (camat) Jereweh, ketika kecamatan ini masih bergabung dengan Kabupaten Sumbawa. Abdul Azis memang tidak lama menghabiskan masa kecil di Jereweh, sebagai anak seorang pegawai negeri sipil (PNS), Abdul Azis kemudian ikut orang tua selama menjalankan tugas sebagai abdi negara.

a�?a��Umur lima tahun, saya kemudian ikut pindah bersama orang tua ke Kabupaten Sumbawa. Karena pada saat itu, ayah saya mendapat tugas baru di ibu kota kabupaten,a��a�� jelas Abdul Azis kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin.

a�?saja jadi PNS dan pertama kali bertugas di kantor bupati Sumbawa tahun 1993,a��a�� katanya.

Empat tahun Abdul Azis bertugas di kantor bupati Sumbawa. Tak lama bertugas, bupati Sumbawa kala itu tengah mencari orang yang akan ditugaskan sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jereweh.

Bertugas di Jereweh membuat kehidupannya berubah. Abdul Azis semakin memantapkan diri untuk menetap di Jereweh setelah dirinya bertemu dengan sang pujaan hati Mulaini. Istri tercinta yang saat ini telah memberikan dirinya tiga orang buah hati. Abdul Azis termasuk salah satu pejabat yang mengenal betul bagaimana kondisi PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) saat itu. Saat menjabat sebagai Sekcam, PTNNT saat itu tengah dalam masa konstruksi. Abdul Azis bahkan ikut terlihat dalam semua urusan yang berkaitan dengan perusahaan tersebut. Mulai dari pembebasan lahan PTNNT hingga masalah tenaga kerja.

Lama bertugas di Jereweh, Abdul Azis kemudian dipindahkan ke Kabupaten Sumbawa. Setelah KSB terbentuk, Abdul Azis kemudian memilih untuk mengabdi di tanah kelahirannya Sumbawa Barat.

a�?a��Akhir tahun 2005 saya kemudian pindah ke KSB. Saya pindah ke KSB, karena saya sudah sangat dekat dengan masyarakat KSB. Kebetulan juga saya sudah punya rumah di sini, sementara di Sumbawa saya harus ngontrak,a��a�� katanya lagi.

Saat bertugas di KSB, Abdul Azis pertama kali bertugas di Bagian Kesra, kemudian ditunjuk sebagai Kepala Bidang (Kabid) Aset. Tak lama di posisi itu, Abdul Azis kemudian ditunjuk sebagai Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan sebelum akhirnya kembali digeser untuk menempati posisi sebagai Kabag Hukum Setda KSB.

Cukup lama bertugas sebagai Kabag Hukum, Abdul Azis kemudian mendapat promosi naik ke eselon II/b sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum. Beberapa tahun kemudian, Abdul Azis kembali dimutasi sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dikcapil).

a�?a��Elektronik KTP (e-KTP) itu pertama kali diterapkan ketika saya masih menjabat di situ,a��a�� katanya.

Segudang pengalaman yang didapat Abdul Azis selama meniti karir sebagai aparatur sipil negara (ADN) membuatnya kenyang akan pengalaman birokrasi. Dengan pengalaman yang dimilikinya saat ini, Abdul Azis akan berusaha menciptakan birokrasi KSB yang profesional dan bersih.

Sebagai Sekda, Abdul Azis punya tugas cukup berat. Sebagai panglima bagi ASN KSB, dirinya berjanji akan membawa aparatur KSB ini sebagai aparatur yang berintegritas. a�?a��Banyak orang berbicara tentang integritas. Tapi untuk menerapkannya itu sulit. Nah inilah yang akan saya lakukan selama dipercaya mengemban amanah ini,a��a��janjinya. (ABDUL FARUK /r4)

Komentar

Komentar