Ketik disini

Kriminal

Di Lotim, Pupuk Bersubsidi Diduga Diselewengkan

Bagikan

MATARAM – Subdit I DitreskrimsusA� Polda NTB tengah menangi dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi di kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur. Kasubdit I Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Boyke Karel Wattimena mengaku, pupuk tersebut didapatkan dari dua toko tak berizin distribusi pupuk di kawasan setempat.

a�?Kami telusuri ternyata, mereka tidak bisa menunjukkan izin usahanya,a�? terangnya kemarin (24/8).

Menurut polisi, pemilik toko mengaku mendapatkan pupuk tersebut dari distributor. Dia ditawarkan untuk menjual pupuk tersebut kepada para petani.

Dari lokasi ini polisi menyita A�14,5 ton.A� pupuk Urea, ZA dan NPK.

Mereka menjual pupuk tersebut bervariasi. A�Urea dijual Rp 160 ribu perkwintal, ZA Rp 110 ribu perkwintal dan Pupuk NPK A�Rp 170 ribu perkwintal.

a�?Seharusnya, pupuk bersubsidi tersebut tidak diperjualbelikan. Ini malah dijual dengan harga seperti biasa,a�? ungkapnya.

Sementara itu, ketikaA� disinggung terkaitA� tersangka, Boyke tak bisa menjawab rinci dengan alasan masih dalam tahap penyelidikan. a�?Nama-nama sudah kita kantongi. Tapi, masih dirahasiakan,a�? ujarnya.

Kini polisi telah memeriksa sekitar 11 saksiA� baik dari pihak perusahaan hingga beberapa kelompok tani. Dalam A�waktu dekat polisi akan meminta keterangan dari ahli Diskoperindag Provinsi. Hal itu, untuk diketahui sistem penyaluran pupuk subsidi dan non subsidi.

a�?Koperindag yang lebih mengetahui penyaluran pupuk,a�? ucapnya. (arl/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka