Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Prihatin, KUR TKI Masih Nol

Bagikan

MATARAM – Hingga saat ini kredit usaha rakyat (KUR) bagi TKI di NTB belum dimanfaatkan sama sekali. Banyak hal yang menyebabkan KUR TKI ini tidak dimanfaatkan.

Pertama minimnya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan bank penyalur kepada masyarakat.

Kedua, perjanjian kemudahan persyaratan oleh pemerintah berbeda jauh dengan perbankan.

Ketiga, proses administrasi yang lama membuat TKI menjadi enggan mengajukan KUR.

a�?Melihat hal ini, dinas akan mendiskusikan kepada bank penyalur untuk memudahkan KUR TKI,a�? tegas Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB H Darman, kemarin (24/8).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB Hj Putu Selly Andayani menyampaikan, pihak perbankan tentu sangat hati-hati dalam pencairan KUR TKI.

Namun prinsip kehati-hatian ini mestinya tidak sampai menghambat program KUR TKI.

a�?Sayang sekali capaian ini tidak sebanding dengan kontribusi remitansi TKI pada perekonomian daerah,a�? kritiknya.

Dijelaskan, perbankan banyak mengeluhkan tentang kecukupan dan kelayakan perolehan perbankan dari Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS).

Pihak bank menyatukan penilaian kelayakan kredit PPTKIS dan TKI dalam satu paket.

a�?Meski persyaratan pemberian KUR TKI tidak seketat kredit untuk korporasi, tetap bank merasa perlu berhati-hati,a�? ujarnya.

Masyarakat sendiri, lanjutnya, sangat menginginkan kemudahan pencairan KUR TKI.

Bahkan mereka berharap perbankan tidak melibatkan PPTKIS dalam memberikan KUR.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) NTB H Muhammadun mengaku prihatin karena tidak ada bank dan pihak terkait yang melakukan sosialisasi tentang KUR TKI.

a�?APJATI sebagai asosiasi yang menaungi PPTKIS menunggu realisasi penyaluran KUR bagi TKI,a�? katanya.

APJATI NTB turut mendukung program penyaluran KUR untuk calon TKI.

Supaya para calon TKI yang berangkat ke luar negeri memilih melalui jalur resmi.

Program KUR TKI yang diluncurkan pemerintah bertujuan mencegah TKI ilegal yang sering menimbulkan persoalan. (ewi/r3)A�A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka