Ketik disini

Giri Menang

Mau Nikah, Tes HIV/AIDS Dulu

Bagikan

GIRI MENANG – Komisi Penangggulangan HIV/AIDS (KPA) Lombok Barat meminta setiap pasangan yang hendak menikah, untuk melakukan tes HIV/AIDS. Ini menyusul temuan kasus penderita HIV/AIDS yang menikah. Akibatnya, anak dan istrinya berpotensi tertular penyakit tersebut.

Sekretaris KPA Lobar Djunaedi mengatakan, satu kasus penyebaran HIV/AIDS akibat pernikahan terjadi di Agustus ini. a�?Baru satu kasus yang ketahuan, tapi tidak menutup kemungkinan ada lebih banyak lagi,a�? ungkap dia.

Djunaedi menjelaskan, suami dari pasangan yang menikah tersebut, positif terkena HIV/AIDS. Saat itu, pihaknya telah melakukan proses pendampingan dan pengobatan terhadap yang bersangkutan.

Namun, ketika proses pengobatan sedang berjalan, KPA Lobar kecolongan. Sebab, dia menikah tanpa sepengetahuan dari petugas dan pendamping KPA Lobar.

a�?Dia sempat menghilang, pas ketahuan ternyata sudah menikah dengan orang Lobar,a�? ujarnya.

Akibat pernikahan tersebut, lanjut dia, istri dan anaknya yang saat ini berumur satu bulan, terindikasi terkena HIV/AIDS. a�?Saat ini kita larang ibunya untuk memberikan ASI, nanti kalau anaknya sudah berumur 18 bulan, akan kita tes apakah dia positif terkena HIV/AIDS atau tidak,a�? tambah pria berjenggot putih ini.

Menyikapi fenomena baru ini, KPA Lobar akan berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama Kantor Kemenag dan Dinas Kesehatan Lobar. Meminta kedua instansi tersebut untuk membuat aturan baru di dalam syarat pernikahan.

a�?Kita minta untuk bisa diadakan tes kesehatan bagi setiap pasangan yang akan menikah, sebagai syarat,a�? kata Djunaedi.

Menurut Djunaedi, langkah tersebut bertujuan untuk melindungi generasi berikutnya, agar tidak tertular HIV/AIDS. Serta untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS.

a�?Sifatnya hanya sukarela dan fokus terhadap orang-orang yang berisiko, seperti tenaga kerja kita yang baru pulang dari luar negeri. Tesnya tidak lama kok, hanya 15 menit dan bisa dilakukan di Puskesmas,a�? tandasnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Gunungsari Akmal Rosamali mengatakan, pihaknya siap mendukung penuh pemeriksaan terhadap pasangan yang akan menikah. Sarana prasarana di Puskesmas Gunungsari pun mampu untuk mendukung pemeriksaan HIV/AIDS.

a�?Puskesmas Gunungsari merupakan salah satu puskesmas perawatan untuk HIV/AIDS di Lobar,a�? kata Akmal.

Terkait dengan pemeriksaan pasangan yang akan menikah, Akmal mengatakan, telah merencanakan hal tersebut. Rencananya, September nanti untuk wilayah Gunungsari akan mulai dilakukan pemeriksaan HIV/AIDS.

a�?Nanti akan kerjasama dengan KUA. September kita mulai,a�? kata dia.

Lebih lanjut, Akmal menjelaskan, sejak 2014 Puskesmas Gunungsari konsen terhadap penyebaran HIV/AIDS. Program visity mobile serta pelayanan khusus lainnya, seperti penyuluhan hingga penanganan kasus, telah dilakukan.

a�?Sampai pada tindaklanjut setelah penemuan kasus, seperti pengobatan,a�? pungkasnya.(dit)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka