Ketik disini

Dialog Jum'at

Penghargaan

Bagikan

Assalaamua��alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah penguasa jagat raya ini atas semua nikmat dan karuniaNYa, terutama sekali nikmat iman dan islam. Selawat dan salam kepada Rasulullah saw juga kepada keluarga dan sahabat-sahabat beliau.

Pembaca Rahimakumullah

Alhamdulillah prestasi NTB pada MTQ ke-26 yang lalu sangat membanggakan. Termasuk dalam pelaksanaannya serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban merupakan prestasi tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah NTB.

Pembaca Rahimakumullah

Prestasi-prestasi dalam banyak hal tentu sangat kita syukuri dan harus dipertahankan bahkan terus ditingkatkan. Apabila kita amati prestasi-prestasi NTB di tingkat nasional berkaitan dengan kitab suci Alqura��an cukup menonjol pada bidang tilawah, hifzul qura��an, fahmil qura��an atau lainnya sangat membahagiakan kita. Untuk itu, kita memberikan apresiasi terhadap para qari-qariah, begitu pula terhadap hafiz-hafizah.

Namun kita harus mengakui bahwa penghargaan kita masih terlalu kecil bila dibandingkan dengan penghargaan pemerintah terhadap cabang-cabang olahraga. Sebagai contoh mereka yang memperoleh medali emas olimpiade diberikan hadiah yang sangat besar. Konon besarannya mencapai Rp 5 miliar, diberikan rumah, bahkan mendapat tunjangan seumur hidup.

Kemudian apabila kita bandingkan dengan penghargaan terhadap para qoria��-qoriah atau hafiz-hafizah, mereka hanya mendapatkan hadiah haji atau umrah, ditambah dengan dana pembinaan yang jumlahnya jauh dari nilai yang diberikan kepada para olahragawan.

Padahal tidak jarang dari para qori-qoriah, hafiz-hafizah kita yang menjadi terbaik tingkat internasional. Mereka telah mengharumkan nama bangsa, pengaruhnya terhadap umat sangatlah besar baik dari sudut pendidikan, lebih-lebih yang berkaitan dengan akhlaq atau karakter bangsa.

Melalui tulisan ini, sebagai usulan pemikiran terhadap para juara di bidang Alquran, agar mereka diberikan penghargaan dalam bentuk modal usaha yang dibina oleh UKM, sekalipun nilainya tidak besar, agar ke depan mereka dapat mandiri.

Apa yang sudah dilakukan oleh Kementerian Agama sejak beberapa tahun terakhir ini dengan mengangkat mereka menjadi PNS merupakan langkah yang sangat bagus dan tepat sekali. Namun peran mereka untuk menjadi pembina Alquran perlu terus diintensifkan, terutama sekali ke daerah-daerah yang masih lemah daya saingnya, sehingga ke depan diharapkan dapat melahirkan juara-juara baru. Dengan demikian, secara bertahap akan ada pemerataan para juara dari semua daerah yang muncul secara alamiah.

Untuk hal ini, perlu ditumbuhkan semangat kompetisi melalui momen hari-hari besar islam yang diadakan di tingkat RT, RW, dusun, desa dan seterusnya. Terhadap ini pula, maka peranan BAZNAS sangat besar untuk memberikan dukungan. Karenanya, semangat bersedaqah, zakat dan infaq harus tetap didorong dan digalakkan melalui khutbah, majelis taklim dan kesempatan lainnya, sehingga NTB benar-benar beriman dan berdaya saing.

Pada akhir tulisan ini, marilah kita mengucapkan doa dan harapan kepada para jamaah calon haji agar mereka selamat dalam perjalanan suci tersebut menuju Tanah Suci Makkah, Madinah. Semoga mereka mendapakan haji yang mabrur dan keluarga yang ditinggalkan dalam pemeliharaan Allah swt, begitu pula harta benda mereka. Amin. (r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka