Ketik disini

Kriminal

Terpidana Rumput Laut Bayar Denda

Bagikan

MATARAM – Salah satu terpidana korupsi kasus rumput laut Kota Mataram H. Rusdi membayar denda hukuman ke Kejaksaan Negeri Mataram, kemarin (25/8). Uang tersebut disetorkan langsung kepada Kasi Pidsus, Andritama Anasiska melalui penasihat hukumnya, Edy Rahman.

Andritama mengatakan, meski baru beberapa minggu menjabat sebagai kasi pidsus, ia melihat terpidana H. Rusdi cukup kooperatif. Sebelumnya, dia pernah mengembalikan kerugian negara yang sudah ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) beberapa tahun lalu.

a�?Dia sudah mengganti seluruh kerugian negara,a�? terangnya.

Sementara, denda yang disetorkan saat ini menyangkut dengan penggantian denda yang sudah ditetapkan oleh majelis hakim beberapa waktu lalu. a�?Dia menyetorkan Rp 50 juta dan membayarkan biaya perkara sebesar Rp 5 ribu,a�? jelasnya.

Uang denda yang disetorkan tersebut, langsung dicatatkan dalam berkas pengembalian denda untuk disetorkan ke kas negara.

a�?Kita langsung setorkan ke negara melalui Bank BRI,a�? jelasnya.

Sementara itu, penasihat hukum Edy Rahman mengatakan, pembayaran denda tersebut merupakan bentuk kooperatif kliennya. Ia menganggap bahwa tindakan yang dilakukan tersebut merupakan amanah undang-undang.

Edy menerangkan, sebelumnya, majelis hakim memutuskan bahwa H. Rusdi diputus dengan hukuman satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta dengan subsider dua bulan.

a�?Dengan pembayaran denda tersebut kini klien saya tinggal menjalani hubungan badan dengan dipotong masa tahanan,a�? terangnya. (arl/r2)A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka