Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Bank NTB Ajak Nasabah Manfaatkan Tax Amnesty

Bagikan

MATARAM – PT Bank NTB membantu pemerintah dalam menyosialisasikan program pengampunan pajak atau tax amnesty (TA) kepada masyarakat.

Pemahaman yang harus diberikan bukan hanya soal pentingnya keikutsertaan wajib pajak.

Melainkan pemahaman tentang nasabah dalam proses mengisi formulir TA dan cara menghitung harta.

a�?Ini perlu dilakukan bank kepada nasabah-nasabahnya,a�? kata Direktur Utama PT Bank NTB H Komari Subakir dalam Sosialisasi Program Pengampunan Pajak Kepada Nasabah PT Bank NTB di Hotel Lombok Raya Mataram, kemarin (29/8).

Bekerja sama dengan Direktorat Jendral Pajak (DJP) Nusa Tenggara (Nusra) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pihaknya melibatkan nasabah dan pejabat teras Bank NTB.

Sehingga mereka gencar mendeklarasikan dananya dalam program ini.

Komari menjelaskan, sosialisasi dan edukasi diberikan karena melihat animo masyarakat yang cukup tinggi mengikuti TA.

Namun sisi lain, masih ada keraguan yang dirasakan wajib pajak sehingga edukasi perlu diberikan.

Komari mengaku animo nasabah yang ingin menyimpan dananya ke Bank NTB cukup tinggi.

Tapi dia tidak bisa memberikan informasi, mengenai jumlah nasabah dan nominal dana repatriasi yang sudah masuk, karena bersifat rahasia. a�?Kita harapkan dana yamg masuk terus meningkat,a�? imbuhnya.

Kepala Kanwil DJP Nusra Suparno menyampaikan, sangat penting menyosialisasikan pengampunan pajak secara detail.

Agar nasabah dan pegawai menjadi lebih paham. Karena tidak sedikit nasabah mempertanyakan tax amnesty saat bertransaksi di Bank NTB.

a�?Bank NTB menjadi salah satu perpanjangtanganan DJP menjelaskan TA pada wajib pajak,a�? katanya.

Seperti diketahui, target pengampunan pajak di Nusa Tenggara sebesar Rp 200 miliar.

Berdasarkan data terakhir per 29 Agustus realisasi TA baru mencapai Rp 8,8 miliar dari wajib pajak yang mengikuti TA sebanyak 491 orang. a�?Khusus di NTB yang ikut baru 200 orang,a�? imbuhnya.

Deputi Bidang Pengawasan Bank Kantor OJK NTB Hj Aprillah HS menambahkan, pihaknya akan memastikan dan mengawal kepatuhan lembaga jasa keuangan dalam mendukung kebijakan pemerintah tentang pengampunan pajak ini.

Serta mendorong peningkatan sosialisasi TA agar target TA tercapai di wilayah Nusa Tenggara.

a�?Termasuk mengawal produk-produk lembaga perbankan dalam menampung dana TA,a�? tandasnya. (ewi/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka