Ketik disini

Praya

ITDC Bangun Penyuling Air Laut

Bagikan

PRAYA – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di Praya, Lombok Tengah (Loteng) mulai membangun Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), atau alat penyuling air laut di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Desa Kuta Pujut.

Kemampuannya, antara 60-120 meter kubik per jam.a�?Alat-alatnya masih kami rakit,a�? kata bagian perencanaan pengawasan pemeliharaan kawasan Mandalika Resort (P3KPM) Saiful, kemarin (29/8).

A�Sembari menunjukkan alat yang dimaksud, Saiful menjelaskan, pompa penyedot air laut yang digunakan, berkapasitas rendah. Tujuannya, untuk menjaga biota laut tidak mengalami kerusakan.

a�?Begitu air laut masuk ke mesin SWRO ini, maka secara otomatis tidak asin lagi,a�? katanya.Mesin SWRO tersebut, kata Saiful cukup canggih didatangkan dari luar negeri.

Sehingga proses perakitannya membutuhkan tenaga ahli dari luar. Jika mesin sudah beroperasi, maka kebutuhan air untuk beberapa hotel di wilayah Mandalika Resort, tidak ada masalah.

A�Apalagi, lanjutnya ITDC akan membangun satu unit lagi, di tempat yang berbeda, dengan kapasitas yang sama. Dibantu pengolahan air bersih. a�?Yang jelas, penyulingan air laut yang kita gunakan ini, siap minum,a�? tekannya.

A�Di gudang SWRO, tambahnya terdapat tiga tangki yang menampung air laut. Mesin bekerja selama 24 jam atau disesuaikan dengan kebutuhan hotel.a�?Inilah wujud nyata yang kami tunjukkan,a�? sambung deputy projek director ITDC Indah J. Kumoro.

A�Jika berbicara realisasi pembangunan 10 KEK di seluruh Indonesia, kata Indah, KEK Mandalika Resort satu-satunya yang sudah menunjukkan hasil.a�?Bisa dicek di beberapa titik kawasan Mandalika Resort. Kami mulai membangun,a�? katanya.

A�Pembangunannya, kata Indah tidak saja menyangkut kebutuhan air bersih, ada sarana telekomunikasi, jaringan listrik, taman, infrastruktur jalan, masjid, hotel berbintang dan fasilitas pendukung lainnya.

ITDC pun, mulai melatih tenaga-tenaga pertamanan, yang direkrut dari warga lingkar Mandalika Resort.

A�a�?Insya Allah, dalam waktu dekat ini juga, kita akan membangun mesin yang sama, mudah-mudahan dengan kapasitas yang lebih besar,a�? tambah kepala humas dan program kemitraan serta bina lingkungan (PKBL) ITDC, Adi Sujono.

a�?Tidak masalah, kami dikritik dan dicibir karena dianggap tidak menunjukkan bukti. Itu sebagai penyemangat kami untuk bekerja,a�? lanjut Adi. (dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka