Ketik disini

Headline Sportivo

Awas Cedera!

Bagikan

MATARAM – Gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar) tinggal beberapa hari lagi bergulir. Semua peserta melakukan persiapan, tak terkecuali kontingen NTB.

Namun menjelang PON, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB dihadapkan masalah cukup serius. Mereka dibayangi rasa was-was terkait badai cedera yang menghantui sejumlah atlet unggulan.

Diketahui, baru-baru ini atlet voli pasir Dhita Juliana mendapat cedera saat latihan. Cedera pevoli pasir Indonesia satu itu, menambah daftar atlet palatda yang masuk ruang perawatan. Sebelumnya, atlet atletik Abdul Rajak mengalami cedera dan kini sedang menjalani masa pemulihan.

Namun, Koordinator Satgas Pelatda Rinjani Wibowo Budi Santoso memastikan kedua atlet tersebut tetap bisa tampil di PON. Cedera yang dialami keduanya dipastikan tidak parah.

a�?Yang perlu dikhawatirkan cedera berkempanjangan. Syukur, keduanya tidak membutuhkan recovery yang lama,a�? kata Bowo.

Soal pengurangan intensitas latihan, dikembalikan kepada masing-masing pelatih. Pelatih diberikan keleluasaan menangani atlet, agar saat berlaga di PON mendatang meraih hasil maksimal.

Ia berharap, di sisa waktu yang ada, tidak ada lagi atlet pelatda yang mengalami cedera. Terutama cabor bela diri yang tidak bisa jauh dari kontak fisik. a�?Semaksimal mungkin menghindari risiko cedera. Itu terus kami ingatkan kepada para pelatih,a�? ungkapnya.

Instruksi tersebut telah dijalankan para pelatih. Pelatih tarung derajat Dedy Nurcholis mengatakan, untuk mengantisipasi cedera, program latihan diubah menjadi sistem 3 in 1 (tiga hari latihan diimbangi satu hari libur). a�?Sudah tidak ada latihan tanding. Atlet kita jaga betul,a�? ujarnya.

Dia menjamin 10 petarungnya dalam kondisi stabil saat bertanding di PON nanti.A� Karena sudah diimbangi pola latihan yang menghindari kontak fisik. a�?Biasanya waktu menjelang PON ini rawan,a�? katanya.

KONI NTB sudah menyiapkan tim kesehatan pelatda. Tim ini bertugas memantau kondisi dan kebugaran atlet di lapangan. Harapannya tidak ada lagi atlet yang cedera. (zen/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka