Ketik disini

Giri Menang

Kualitas Jelek, Disperindag Warning Kontraktor Pasar Jagaraga

Bagikan

GIRI MENANG – Kualitas pengerjaan proyek pasar di Desa Jagaraga memantik reaksi dewan. Anggota DPRD Lobar Dewa Kayan Sukarsane menilai pengerjaan dilakukan secara asal-asalan.

”Masyarakat sering mempertanyakan ke kami soal pengerjaan proyek ini,” aku Dewa saat meninjau proyek pasar tersebut.

Dari hasil tinjauannya, dia menilai material tanah terlihat labil. Akibatnya tanah mudah ambles dan membuat keramik yang dipasang terlihat pecah-pecah.

Atas temuan tersebut, Dewa langsung menyampaikan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lobar. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Kepala Disperindag Lobar Mahyudin.

Ketika melakukan pengecekan bersama-sama, Dewa melihat pengerjaan proyek banyak yang tidak sesuai. Buktinya, Disperindag meminta kontraktor membongkar sejumlah bangunan yang tidak sesuai.

”Sudah minta untuk dibongkar, tapi malah pembangunannya tetap dilanjutkan,” kata dia.

Sementara itu, Kadis Perindag Lobar Mahyudin mengatakan, pihaknya telah berkali-kali melakukan pengecekan untuk proyek pasar di Jagaraga. Ketika melihat pengerjaan yang dilakukan tidak sesuai, kontraktor yang mengerjakan telah ditegur pihaknya.

”Pemkab tidak bisa menerima kualitas proyek yang jelek,” tegas dia.

Ia mengaku, setiap turun ke lokasi proyek dan menemukan pengerjaan yang kurang bagus, maka pihaknya akan meminta kontraktor untuk membongkarnya.

Proyek pasar Jagaraga sendiri dimulai sekitar Juni. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 679 juta lebih dikerjakan CV Pengames Raya, dengan masa kerja berakhir sekitar awal September. (dit/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka