Ketik disini

Headline

Cek PAD, Komisi II Turun Gunung

Bagikan

GIRI MENANG a�� Komisi II DPRD Lombok Barat (Lobar) menyisir sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Senggigi, Rabu malam (31/8). Tujuannya untuk mengklarifikasi terkait dengan pajak dan retribusi hiburan malam.

Sidak dilakukan di lima tempat hiburan yang bisa dibilang berskala besar di Senggigi, seperti Star, Citra Club, Loligo, Ning surya, dan Mekar.

a�?Ini upaya untuk mencegah terjadinya kebocoran PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari tempat hiburan malam,a�? kata Wakil Ketua DPRD Lobar Multazam yang ikut dalam sidak tersebut.

Selama ini, pemasukan pajak hiburan malam di Lobar dinilai masih bisa dioptimalkan lagi. Terutama melihat semakin menjamurnya cafA� dan tempat hiburan malam lainnya di destinasi wisata Bumi Patut Patuh Patju, khususnya kawasan Senggigi. Pendapatan dari tempat hiburan malam pun dinilai cukup besar.

Untuk memastikan tidak terjadi kebocoran pajak dan retribusi, dewan pun meminta masing-masing lokasi hiburan malam untuk menunjukkan laporan keuangan perusahaannya dalam satu bulan terakhir. Laporan tersebut hendak dijadikan sampel dan data pebanding dengan yang tercatat di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Lobar.

Sayangnya, kelima tempat hiburan malam yang disidak tersebut tidak bisa menunjukkan laporan keuangannya. Mereka beralasan, urusan administrasi sudah berhenti pada sore hari . Sementara, sidak dilakukan dewan di malam hari.

a�?Kita tetap tunggu laporannya nanti dan akan kita kaji,a�? lanjutnya.

Hasil kajian itulah nantinya akan menjadi dasar Komisi II mengeluarkan rekomendasi untuk mengantisipasi adanya kebocoran PAD dari tempat hiburan malam.

Di samping itu, pada kesempatan tersebut dewan juga menyoroti semua usaha tempat hiburan malam tersebut ternyata belum memiliki izin lengkap.

a�?Perusahaan banyak yang kekurangan izin, ada yang kurang HO, kurang izin tempat penjualan beralokohol dan tidak ada izin peredaran,a�? ungkap Multazam.

Sehingga, mereka menyarankan semua perusahaan hiburan malam segera melengkapi izinnya. Apalagi, kelima usaha tempat hiburan malam itu terbilang sudah sangat besar sehingga diharapkan lebih taat administrasi. (uki/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka