Ketik disini

Giri Menang

Enggan Berpolemik di Media

Bagikan

GIRI MENANG a�� Bupati Lombok Barat (Lobar) Fauzan Khalid berharap Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi ikut menengahi prihal perebutan aset di Gili Trawangan dan Amor-Amor, antara Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang masih bergulir hingga saat ini.

a�?Mudahan ada undangan dari pak gubernur agar provinsi bisa memfasilitasi,a�? kata Fauzan, kemarin.

Diakui, kepastian kepemilikan aset di Gili Trawangan dan Amor-Amor tersebut, hingga kini, masih dalam proses. Fauzan pun berencana, dalam waktu dekat akan berkomunikasi kembali dengan Bupati KLU untuk mengambil jalan tengah atas perkara tersebut. Untuk pertemuan tersebut diminta Provinsi juga tetap memfaslitasi.

a�?Saya belum ketemu dan akan komunikasi lagi dengan Bupati KLU,a�? imbuhnya.

Fauzan enggan memperpanjang polemik masalah hak pemanfaatan atas aset tersebut di media massa. Menurutnya, akan jauh lebih efektif ketika kedua pimpinan daerah kembali bertemu dan berkomunikasi dengan difasilitasi oleh Pemprov.

a�?Intinya, masih proses. Yang jelas kita (kepala daerah) perlu ketemu dulu,a�? jawabnya singkat.

Kepastian perihal hak pengelolaan aset di dua kawasan tadi memang harus segera diputuskan. Pasalnya, Lobar sebagai kabupaten induk diberi deadline untuk menyerahkan sisa asetnya kepada KLU pada tahun ini juga.

Diketahui, sejak pemekaran KLU, Lobar sudah menyerahkan aset senilai total Rp 111 miliar di tahun 2013. Tahun ini, rencananya, akan diserahkan sisa aset senilai sekitar Rp 33 miliar, di luar aset Lobar di Gili Trawangan dan Amor-Amor.

a�?Konsep penyerahan aset yang Rp 33 miliar ke KLU itu sudah final. Cuma memang masih jadi pertanyaan bagaimana status yang Gili Trawangan dan Amor-Amor apakah akan ikut diserahterimakan juga. Itu nanti biar di level kepala daerah yang memutuskan,a�? kata Kepala Badan Aset Daerah Mahnan, kemarin (1/9). (uki/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka