Ketik disini

Headline Selong

Kator Bupati Lotim Kemalingan

Bagikan

SELONG – Ini peringatan bagi Pemerintah daerah agar lebih berhati-hati dalam menyimpan uang di dalamA� kantor. Pasalnya, dini hari kemarin (1/9), sejumlah uang yang ada di brangkas Bagian Umum Kantor Bupati Lombok Timur (Lotim) A�raib digondol maling. Jumlah uang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, satu unit laptop juga dikatakan Kabag Umum M Zaidar Rohman ikut diangkut maling.

a�?Uang yang hilang belum kita hitung, tapi kurang lebih sekitar ratusan juta. Ada laptop juga yang hilang makanya kami laporkan kepada pihak yang berwajib,a�? kata dia kepada Lombok Post kemarin (1/9).

Diakatakan Zaidar, peristiwa ini terjadi dini hari kemarin. Ia baru mengetahuinya pagi hari ketika datang ke kantor. a�?Ini adalah musibah, kita berharap dengan melapor ke pihak kepolisian kasus ini bisa diusut dan pencurinya bisa ditangkap,a�? kata dia.

Dari pantauan koran ini, di lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi. Brangkas tempat menaruh uang masih terlihat terbuka. Di dekat berangkas terdapat satu unit komputer yang tidak daawa maling.

Menurut salah seorang pegawai yang enggan dikorankan namanya, ia baru mengetahui kejadian pagi hari dari petugas kebersihan. Dari ceritadiketahui A�pintu sebelah barat dan salah satu jendela kantor sudah terbuka. Padahal, malam hari sebelum kejadian baik pintu maupun jendela sudah terkunci rapat.

a�?Kalau pintu sebelah timur memang masih terkunci rapat, tapi pintu sebelah barat sejak tadi pagi sudah terbuka. Jendelanya juga ditemukan sudah tidak dikunci,a�? bebernya.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP Wendi Oktariansyah yang coba dikonfirmasi Lombok Post membenarkan adanya laporan dari Kabag Umum terkait kehilangan sejumlah uang dan laptop. a�?. Kasus ini sedang kami proses,a�? kata dia.

Dengan kasus kehilangan uang di kantor Bagian Umum ini, Bupati Lombok Timur Ali BD meminta untuk Kabag Umum bertanggung jawab. Menurutnya, kehilangan uang ratusan juta dan laptop ini akibat kelalain dari para pergawai dan Kabag Umum sendiri. a�?Uangnya juga harus diganti. Karena dia (Kabag Umum, Red) pimpinan disana. Pecurinya juga harus dicari dan diusut,a�? tegasnya kepada Lombok Post.

Menurut Bupati, sebagai seorang kepala SKPD, sudah sepatutnya ia meminta hal semacam ini dipertanggung jawabkan. Karena, apapun masalah yang terjadi, semua dikatakannya tanggung jawab pimpinannya. a�?Kalau di negara maju ya seperti itu. Harus diganti uangnya, belum ada toleransi,a�? pungkasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka