Ketik disini

Tanjung

Bangun Rumah Pohon di Dekat Air Terjun Kertagangga

Bagikan

Lombok Utara memiliki banyak objek wisata alam, seperti air terjun atau yang sering disebut tiu. Ada puluhan tiu yang tersebar di wilayah Lombok Utara, salah satunya Kertagangga yang berada di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga. Untuk menambah daya tarik air terjun ini, pemuda setempat pun membangun fasilitas unik.

***

Keindahan alam di sekitar air terjun Kertagangga dimanfaatkan oleh tokoh pemuda setempat untuk berinovasi. Salah satu inovasi yang dilakukan untuk menarik minat wisatawan adalah membangun rumah pohon.

Rumah pohon ini merupakan inovasi yang sukses. Bagaimana tidak setiap harinya sekitar 100 pengunjung datang untuk sekedar melakukan selfie atau wefie hingga menikmati panorama dari ketinggian 600 Mdpl.

a�?Kita bangun di dekat air terjun Kertagangga. Jadi kalau mau ke air terjun tinggal jalan kaki ke bawah sekitar 15 menit,a�? ujar salah satu pencetus pembangunan rumah pohon Gangga, Puspawadi.

Diceritakan, awal mula pembangunan rumah pohon ini dilakukan untuk memberikan fasilitas tambahan bagi wisatawan yang datang.Setelah tiga bulan dibangun, rumah pohon ini malah ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Promosi pun hanya dilakukan dari mulut ke mulut atau media sosial. a�?Wisman lokal maupun mancanegara sangat antusias datang ke sini,a�? ungkapnya.

Selain diminati wisatawan, fasilitas ini rupanya juga sangat diminati remaja-remaja untuk berfoto. Bahkan dari setelah berfoto mereka kemudian meng-upload ke media sosial untuk membantu proses promosi wahana ini.

Pemuda setempat saat ini tengah berfikir untuk menambah beberapa fasilitas di lokasi. Maklum saja, fasilitas seperti bak sampah hingga toilet masih belum tersedia.

Meskipun dari sisi pendapatan parkir mereka bisa mendapatkan hingga Rp 700 ribu perhari. a�?Kita sedang komunikasikan dengan pihak desa untuk penambahan beberapa fasilitas, responnya sejauh ini sangat baik,a�? jelasnya.

a�?Sekarang kita hanya tarik untuk parkir sebesar Rp 3 ribu per motor, kalau akhir pekan pas ramai-ramainya bisa mendapat kurang lebih Rp 700 ribu,a�? ungkapnya.

Diharapkan pemkab khususnya Dinas Pariwisata mampu untuk melanjutkan project ini hingga menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok Utara. Saat ini sudah ada empat rumah pohon yang dibangun.

a�?Objek wisata di KLU ini bukan hanya tiga gili dan Rinjani saja. Semoga kedepan objek wisata alternatif seperti ini juga mendapat perhatian,a�? harapnya.

Jika ingin menuju rumah pohon ini, dari Mataram membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan kendaraan bermotor.

Dari gapura air terjun Kertagangga sekitar beberapa kilometer ke arah barat. Di lokasi juga tampak beberapa tempat duduk hingga ayunan yang dapat memanjakan pengunjung yang datang.

Sementara itu, Shinta salah satu pengunjung mengatakan, rumah pohon ini memang sangat menarik untuk dijadikan tempat selfie. Pasalnya, dari atas rumah pohon bisa terlihat pemandangan hamparan hijau dan suasananya pun sejuk. (PUJO NUGROHO/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka