Ketik disini

Metropolis

NTB Jadi Contoh Wisata Halal

Bagikan

MATARAM – Keberhasilan Lombok mendapat penghargaan World’s Best Halal Tourism Destination tidak hanya menggaet para wisatawan. Tapi NTB kini menjadi salah satu percontohan bagi daerah lain di Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan diundangnya Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi sebagai salah satu narasumber dalam seminar Internasional Pariwisata Halal yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata bersama Pusat Pengembangan Kepariwisataan, Institut Teknologi Bandung, Jumat (2/9).

Bersama narasumber lain seperti mantan wakil menteri Pariwisata Sapta Nirwandar, Keio University Jepang Dr Yonanaka, dan Direktur of belgium halal club Prof Engg Mac Deschamps.

Seminar ini bertujuan memberi pemahaman yang lebih luas tentang wisata halal. Selain itu juga untuk mengakselerasi pengembangan pariwisata halal di Indonesia. Para nara sumber memaparkan berbagai aspek, peluang dan tantangan pengembangan pariwisata halal ditengah makin pesatnya industri pariwisata dunia.

Pada kesempatan ini, TGB menjelaskan, beberapa hal mengilhami NTB mengembangkan wisata halal. Pertama, nilai-nilai agama yang kuat dianut oleh masyarakat Pulau Lombok dan Sumbawa. Kedua, pangsa pasar wisata halal yang sangat besar belum dimanfaatkan dengan baik. Apa yang diperoleh saat ini belum seberapa bila dibandingkanA� pangsa pasar wisata halal. Ketiga, budaya yang berkembang di masyarakat menjadi daya tarik bagi wisatawan asing.

Menurutnya, wisata halal akan lebih mudah dikembangkan di daerah yang ditunjang dengan fasilitas memadai. Bagi daerah yang baru memulai akan menghadapi dua hal berat, yakni membangun daerah wisata dan harus mempromosikan serta melengkapi fasilitasA� wisata halalnya.

TGB menambahkan, setelah mendapat sertifikasi halal angka kunjungan wisatawan ke NTB jauh meningkat pesat. Sehingga tidak boleh ada keraguan bagi daerah-daerah yang ingin mengembangkan. Sebab wisatawan non muslim pun sangat senang dengan wisata halal. Karena wisatawan merasa aman dan nyaman. a�?Tidak perlu hawatir dengan suguhan makanan maupun hiburan,a�? paparnya.

Langkah selanjutnya yang akan ditempuh untuk pengembangan wisata halal adalah memastikan seluruh unsur wisata halal itu terpenuhi. Termasuk sertifikasi halal dan fasilitas lainnya. Kemudian mengedukasi semua pihak akan wisata yang aman dan nyaman, memperkaya daya tarik wisata, memperluas atau mengembangkan objek wisata baru. Paling penting tentu promosi yang terus menerus melalui berbagai event dan festival yang digelar.

TGB menyebutkan, NTB memiliki kawasan Mandalika di selatan pulau Lombok yang luasnya lebih dari 1.000 hektare. Di mana di dalam area tersebut sekitar 250 hektare akan dikembangkan sebagai halal hub, pembangunan berbagai fasilitas hotel dan beragam aktivitas di dalamnya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka