Ketik disini

Kriminal

Polisi Dalami Unsur Penipuan Dolar Hitam

Bagikan

MATARAM – Pengungkapan kasus peredaran dolar Amerika jenis black dolar Jumat (2/9), lalu terus berkembang. Kapolsek Kediri AKP, Nuraini menjelaskan, masuknya black dolar ini ke NTB bermula ketika pelaku AB bertemu seseorang berinisial IAT dalam penerbangan menuju Jakarta, September 2015 silam.

Ketika itu, IAT mengaku memiliki uang dolar yang berstempel PBB. Namun uang itu sendiri masih berada di Kedutaan Amerika di Jakarat. IAT lantas menawarkan kerjasama kepada AB, dengan keuntungan 20 persen, bila AB membantunya mengeluarkan uang tersebut dari kedutaan.

a�?Saya serahkan Rp 25 juta ke IAT, tapi setelah itu tidak ada kabar lagi dari dia (IAT, Red),a�? aku AB.

Sekitar Juni 2016, IAT kembali menghubungi AB. Lagi-lagi AB ditawari kerjasama. Namun kali ini, kerjasamanya berkaitan dengan pembersihan uang dolar hitam, yang jumlahnya sekitar 1 juta dollar.

a�?Saya serahkan Rp 30 juta kemudiaan saya diberikan uang dolar hitam sebanyak 15.400 lembar,a�? kata dia.

Berdasarkan pengakuan AB, uang black dolar itu diserahkan AN yang merupakan seorang warga Prancis. Oleh AN, AB dijanjikan akan dibantu untuk melakukan pembersihan terhadap uang dolar hitam yang ia terima.

Namun rencana pembersihan dolar hitam tak pernah terwujud. AN tak kunjung menemui AB untuk merealisasikan janjinya. Akhirnya, AB memilih untuk menitipkan dollar hitam tersebut kepada SE dan kembali ke Lombok.

Kapolres Lobar AKBP Wingky Adhityo Kusumo mengungkapkan, uang dollar hitam ini merupakan kasus pertama yang terjadi di wilayahnya.

Namun hingga kini ia mengaku belum dapat memastikan apakah ini merupakan murni kasus peredaran uang palsu atau ada unsur penipuan di dalamnya. Sebab tak menutup kemungkinan AB menjadi korban penipuan dari IAT dan AN.

a�?Uang palsu atau penipuan kita masih dalami,a�? kata Wingky.

Wingky menjelaskan, bentuk fisik dollar hitam tidak seperti uang dollar aslinya, misalnya warna dolar hitam yang berwarna kecokelatan.

Dolar hitam umumnya berubah menjadi seperti dolar asli setelah melalui proses pencucian menggunakan bahan kimia khusus.

a�?Tapi ketika penangkapan tidak kita temukan itu cairan atau bubuknya,a�? aku Wingky.

Karena itu, pihaknya masih terus mendalami motif uang dollar hitam yang masuk ke Lombok Barat. Wingky pun belum berani memastikan apakah AB merupakan jaringan atau korban penipuan. Selain koordinasi dengan pusat, Wingky akan melibatkan perbankan. Bank Indonesia yang menangani masalah valuta asing akan diajak dalam penanganan kasus ini.

a�?Cek di Laboratorium Forensik di Bali juga akan kita lakukan,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka