Ketik disini

Metropolis

Satu JCH Gagal Berangkat

Bagikan

MATARAM -A� Satu Jamaah Calon Haji (JCH) asal Gubuk Mamben, Sekarbela, Mataram dipastikan gagal berangkat tahun ini. Menurut informasi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kota Mataram, CJH itu atas nama Tahmidiyah, wanita, usia 48 tahun. Dari diagosa dokter, Tahmidiyah mengidap penyakit gagal ginjal.

a�?Beliau sebelumnya terdaftar di kloter 2. Tapi, karena sakit ginjal, kita tunda keberangkatan dan langsung diberikan upaya penyembuhan, berupa cuci darah intensif di RSUD, supaya bisa berangkat di kloter selanjutnya,a�? ungkap Kepala Kemenag Kota Mataram, Burhanul Islam.

Tapi hingga tiba waktu pemberangkatan CJH kolter terakhir, kesehatan Tahmidiyah tidak menunjukan progres mengembirakan. Hingga bersangkutan ikhlas tidak melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Pemberangkatannya ditunda hingga tahun 2017.

a�?Iya beliau akhirnya minta sendiri keberangkatannya di tunda,a�? imbuhnya.

Selain itu ada beberapa perubahan terkait keberangkatan untuk kloter 11 yang mendahului kolter 10. Di kloter itu terdapat 16 CJH asal Kota Mataram, diterbangkan menggunakan pesawat reguler ke arah Jakarta, minggu (4/8) pagi. Lalu bergabung dengan embarkasi Jakarta.

a�?Jadi kloter 10 ini yang terakhir karena closing date penerimaan JCH di Arab Saudi tanggal 6 September 2016,a�? ulas Burhan.

Pada keloter ini terdapat 123 CJH. 59 orang laki-laki dan 64 jamaah wanita. Mereka akan diterbangkan hari ini, sekitar pukul 14.20 Wita menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Menggunakan pesawat Garuda nomor penerbangan 1208. Mereka diperkirakan kembali ke tanah air pada tanggal 15 oktober mendatang.

Untuk diketahui, jumlah CJHKota Mataram bertambah dari kuota semula 542 menjadi 544. Penambahan ini, terjadi di detik-detik terakhir keberangkatan. Burhan menjelaskan, dari daftar sistem Kemenag terdapat 28 orang tambahan. Namun, pada saat pembukaan pelunasan kedua, tahap cadangan itu ada 18 yang melunasi.

a�?Dari 18 itu, alhamdulillah 11 yang bisa berangkat sekarang. Mereka disisipkan di berbagai kloter, termasuk di kloter terakhir ini,a�? tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh berpesan agar CJH tetap menjaga kesehatan selama di tanah suci. Cuaca yang berbeda sudah pasti akan memberi dampak terhadap fisik jamaah. Karena itu, mereka diminta untuk mengurangi aktifitas di luar pondokan, jika tidak terlalu penting.

a�?Di sana pengelihatan, suasana dan suhu sangat berbeda jauh dengan disini, jadi tetap selalu jaga kesehatan,a�? tegas Ahyar. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka