Ketik disini

Gaya Hidup Headline Sumbawa

Sisi Lain Mantar Paralayang Trip of Indonesia (TROI) Seri 3

Bagikan

Trip of Indonesia (TROI) Seri 3 paralayang yang berlangsung di Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano resmi berakhir Minggu, sore kemarin. Banyak cerita menarik dari even nasional berkelas dunia itu.

***

UDARA panas di lokasi tempat mendarat para pilot paralayang Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano, Minggu sore tak menyurutkan semangat penonton. Dari jauh, sudah terlihat puluhan tenda darurat dibangun penonton yang ingin menyaksikan even Mantar paralayang TRIO seri 3 ini.

Tenda darurat ini dibangun mengeliling lokasi, tempat pilot paralayang dari berbagai daerah di Indonesia ini mendarat setelah lepas landas dari bukit Mantar.

Semakin siang, jumlah penonton semakin banyak. Mereka tidak hanya berasal dari Sumbawa Barat, warga dari kabupaten Sumbawa juga tumpah ruah di tempat ini. Terik matahari yang semakin menyengat tak menyurutkan semangat mereka menyaksikan dari dekat kelihain para pilot paralayang ini mendaratkan parasut mereka.

Ada yang berhasil mendarat sesuai tempat yang disiapkan panitia. Ada juga yang mendarat darurat di kebun-kebun milik warga. Tidak jauh dari landasan mendarat. Pemandangan seperti menjadi daya tarik tersendiri para penonton. Para pilot yang baru saja mendaratkan parasut mereka menjadi bahan tontonan masyarakat. Tak jarang, kesempatan ini dimanfaatkan untuk selfie atau foto bareng dengan sang pilot.

a�?a��Kapan lagi kita bisa foto bareng seperti ini,a��a�� ujar Lidya, salah satu penonton asal Taliwang.

Para penonton semakin antusias, setelah mendapat kabar Steven William pemeran Boy dan Natasha Wilona (Reva) dalam sinetron Boy Anak Jalanan ikut dalam even tersebut. Entah dari mana kabar itu berasal, isu kehadiran pemeran utama sinetron yang lagi ngetren dikalangan anak muda dan anak-anak itu menjadi perbincangan tersendiri para penonton yang sudah sejak pagi memadati lokasi tempat mendarat para pilot ini.

a�?a��Tadi pas kita pertama datang, panitia menyampaikan ada artis pemeran Boy dan Reva ikut terbang di sini. Kita penasaran, setiap pilot yang mendarat kita tungguin, siapa tahu kita bisa foto bareng,a��a�� ujar beberapa penonton lagi.

Sejak kabar itu berhembus, setiap pilot yang mendarat langsung dikerubuni para penonton.A�A� Tentu saja mereka berharap, setiap pilot yang mendarat ini adalah artis idola mereka. Namun sayang, hingga perlombaan berakhir, kabar itu tak bisa dibuktikan.

Hal menarik lain juga terjadi dalam ajang paralayang kali ini. Salah satu tamu yang ikut terbang tandem (berpasangan,red) dengan salah satu pilot paralayang dibuat puyeng. Peserta terbang tandem yang tidak diketahui namanya itu sempat muntah dua kali ketika parasut baru akan mendarat. Hal ini menjadi bahan guyonan puluhan penonton yang menyaksikan peristiwa itu.

a�?a��Kalau mabuk udara, kenapa harus paksanakan diri ikut terbang. Kasihan kan, dia muntah-muntah,a��a�� ujar sejumlah penonton seraya tersenyum.

TROI Seri 3 yang berlangsung di Mantar Kecamatan Poto Tano, selama tiga hari terakhir diikuti sekitar 150 peserta. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan juara dunia paralayangA� tiga kali, Lis Andriana juga ambil bagian dalam ajang tersebut.

Beberapa pilot mancanegara juga ikut ambil bagian dalam even nasional ini. Bukit Mantar sendiri sejauh ini sudah dua kali sukses menggelar kegiatan paralayang seperti ini. Di tahun pertamanya, Mantar berhasil menjadi lokasi kegiatan paralayang Internasional. Sebanyak 15 negara ambil bagian dalam ajang tersebut.

a�?a��Mantar sebelumnya sudah pernah menggelar kegiatan seperti ini. Bahkan levelnya sudah berbicara internasional. Ke depan, kita akan upayakan Mantar bisa menjadi lokasi terbang nomor satu bagi paraglider dunia,a��a�� ujar Bupati Sumbawa Barat H Musyafirin.

Pemerintah berjanji akan menjadikan paralayang ini sebagai even tahunan yang akan digelar di Sumbawa Barat. Dengan demikian, nama Mantar bisa lebih dikenal dunia.

a�?a��Melalui olahraga paralayang seperti ini, kita bisa mempromosikan Mantar sebagai salah satu tempat wisata andalan di Indonesia. Terutama bagi para pilot yang ingin terbang dan menyaksikan keindahan alam Sumbawa Barat,a��a�� katanya. (ABDUL FARUK r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka