Ketik disini

Tanjung

Bupati Geser Pejabat Rumah Sakit

Bagikan

TANJUNG – Pemkab Lombok Utara menggelar mutasi yang didominasi pejabat di lingkungan RSUD Tanjung, kemarin (5/9). Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar membacakan langsung SK mutasi jabatan struktural tersebut.

Dari data yang dikumpulkan koran ini, ada 17 orang yang masuk dalam mutasi tersebut. Selain pegeseran pejabat RSUD Tanjung, beberapa nama baru tampak dalam daftar nama mutasi tersebut.

Tercatat ada delapan orang PNS di lingkungan RSUD Tanjung yang mendapatkan jabatan baru. Selain itu, ada satu orang Kepala Puskesmas yang dipindah ke RSUD Tanjung, yakni Kepala UPT Puskesmas Pemenang. Selanjutnya posisi Kepala UPT Puskesmas Pemenang yang kosong diisi PNS dari lingkungan RSUD Tanjung.

Satu dokter muda di Puskesmas Pemenang juga pindah ke struktural RSUD Tanjung. Sementara itu, satu orang dari Bappeda Lombok Utara juga dipindah ke RSUD Tanjung.

Selain itu, ada dua Kepala Seksi kecamatan yang dipindah. Edy Sutrisno sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Desa Kantor Camat Kayangan dipindah menjadi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Desa Kantor Camat Tanjung.

Sedangkan satu orang lainnya yakni Kamaluddin yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Desa Kantor Camat Tanjung dipindah menjadi Kepala Seksi Jaminan Sosial pada Bidang Rehabilitasi Sosial, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinsosnakertrans Lombok Utara.

Sekda Lombok Utara, H. Suardi kepada wartawan mengungkapkan, mutasi di RSUD Tanjung ini merupakan konsekuensi dari perubahan tipe RSUD Tanjung dari tipe D menjadi tipe C.

a�?Strukturnya bertambah,a�? cetusnya.

Ditambahkan, untuk jabatan yang lowong karena PNS nya ditarik ke RSUD Tanjung, sudah terisi oleh penggantinya.

a�?Perda perubahan tipe RSUD ini sudah ada, dan ini salah satu dampaknya,a�? katanya.

Lebih lanjut, Sekda mengatakan, kedepannya rumah sakit ini nantinya akan menjadi UPT dibawah Dinas Kesehatan. Untuk sekarang RSUD Tanjung berbentuk Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD).

a�?Waktunya dua tahun,a�? tuturnya.

Suardi menegaskan, mutasi ini tidak terkesan mendadak karena sudah ada pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, mutasi ini juga tidak ada kaitannya dengan belum maksimalnya kontrol di RSUD menyusul ditemukannya limbah medis yang dibuang di tempat pembuangan sampah biasa beberapa waktu lalu.

a�?Bupati berpesan, dengan mutasi ini pelayanan di RSUD harus semakin ditingkatkan lagi,a�? ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kepala RSUD Tanjung H. Lalu Bahrudin. Menurutnya, mutasi di RSUD Tanjung memang harus dilakukan. Pasalnya, berkaitan dengan kenaikan tipe RSUD Tanjung dari tipe D ke tipe C serta proses akreditasi.

Secara struktural organisasi, jabatan-jabatan yang dilantik oleh bupati wajib tersedia untuk selanjutnya dilampirkan dalam dokumen organisasi perangkat RSUD.

a�?Jadi yang dilantik sekarang pejabat yang berkedudukan di organisasi tipe C, termasuk saya,a�? imbuhnya.

Bahrudin menambahkan, dari struktur organisasi yang ada maka manajemen RSUD Tanjung telah mengalami pengembangan. Namun dari personal yang dimutasi, beberapa SDM dari Puskesmas diantaranya diangkat menjadi Kasi. Sedangkan Kasi selanjutnya dipromosikan menjadi Kepala Bidang.

a�?Secara kelembagaan, jumlah SDM kita cukup. Sejak awal kita sudah siapkan, cuma belum dikukuhkan saja,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka