Ketik disini

Kriminal

Polisi Konfrontir Manajemen SPBU dengan YS

Bagikan

MATARAM – Polda NTB akhirnya menerima hasil uji laboratorium forensik (Labfor) dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Ini terkait alat skimmer (perekam data elektronik) yang diduga digunakan YS dalam kasus dugaan upaya pembobolan ATM di Gili Air dan SPBU Meninting, Lombok Barat.

a�?Bisa jadi bukti tambahan,a�? kata Kasubdit II Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie, kemarin (5/9).

Mengenai bukti tambahan dari Labfor Mabes Polri, Darsono enggan menjelaskannya lebih rinci. Pastinya, dari bukti tersebut terdapat petunjuk YS merupakan tersangka utama upaya pembobolan ATM tersebut.

a�?Untuk di SPBU Meninting sudah cukup bukti yang mengarah kepada YS,a�? ungkap dia.

Tim penyidik, lanjut dia, berdasarkan bukti tambahan yang diperoleh, rencananya akan kembali melakukan pemeriksaan tambahan terhadap YS. Namun, sebelum memeriksa pria asal Bulgaria ini, penyidik lebih dulu melakukan koordinasi dengan jaksa. a�?Nanti akan ada pemeriksaan tambahan untuk YS,a�? sambung dia.

Bukan itu saja, langkah konfrontir akan ditempuh penyidik. Rencananya, YS akan dipertemukan dengan manajemen SPBU Meninting dalam waktu dekat ini. a�?Untuk memperdalam saja, dan mencari keterangan lebih banyak terkait kronologis di lapangan,a�? kata Darsono.

Kasus ini sendiri, bermula dari pengungkapan yang dilakukan Polres Lombok Barat dari tempat kejadian perkara di kawasan Gili Air, Kabupaten Lombok Utara. Dari salah satu ATM di Gili Air, Reskrim Polres Lobar menemukan alat skimmer di mesin ATM. Selain itu, terdapat kamera, memori untuk merekam data nasabah, dan perangkat elektronik yang terpasang di belakang mesin ATM.

Sedangkan di TKP lainnya, di ATM SPBU Meninting, terdapat kamera pengintai yang terpasang di atas pintu bilik ATM. Polisi menduga alat ini digunakan untuk memantau aktivitas nasabah di dalam ATM.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka