Ketik disini

Metropolis

APBDP Harus “Senggol” Kemiskinan

Bagikan

MATARAM – Provinsi NTB menyatakan perang melawan kemiskinan. Untuk itu, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi menginstruksikan kepada semua jajarannya agar mengkonkritkan program-program pengentasan kemiskinan dalam APBD Perubahan tahun ini. Termasuk APBD murni tahun-tahun berikutnya.

a�?Mulai APBD Perubahan dan APBD seterusnya harus dikongkritkan program pengentasan kemiskinan,a�? kata Kepala Bappeda NTB Ridwansyah, kemarin (6/9).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, jumlah penduduk miskin tahunA� 2016 hingga bulan Maret sebanyak 804.442 jiwa atau 16,48 persen dari total penduduk 4,8 juta penduduk. Angka ini mengalami penurunan 0,62 persen dari tahun sebelumnya 17,10 persen penduduk miskin.

Tahun ini, dari Rp 3,5 triliun jumlah APBD NTB, hampir 40 persen anggaran diarahkan untuk pengentasan kemiskinan. Jumlah ini naik sekitar 15 persen dibandingkan saat APBD murni 2016.

Ridwan mengatakan, Pemprov akan lebih fokus lagi untuk pengentasan kemiskinan di 2017. Sekarang Bappeda bersama SKPD sedang menyusun data by name by address, juga akan disiapkan strategi khusus yang lebih terpadu.

Ia mengklaim sudah memiliki data lengkap penduduk miskin dan penyebab mereka miskin. Sehingga ia yakin langkah-langkah penanganan akan lebih tepat. a�?Disiapkan di 2017, misalnya untuk pembangunan rumah tidak layak huni,a�? jelasnya.

Pemprov juga menyiapkan dana Rp 6 miliar untuk membangun sistem layanan dan rujukan terpadu dari Kementerian Sosial. Gunanya untuk pendataan, penanganan dan perlindungan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, dana ini kecil untuk 10 kabupaten/kota. Dibandingkan untuk membangun jalan Rp 6 miliar hanya cukup dua kilometer. a�?Masa untuk 800 ribu masyarakat NTBA� (kemiskinan) kita tidak berani mengeluarkan duit,a�? ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah penduduk miskin di NTB paling banyak disumbangkan Kabupaten Lombok Timur. Sementara jika berdasarkan persentase penduduk miskin paling banyak di Kabupaten Lombok Utara. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka