Ketik disini

Catatan Redaksi

Gereja Santo Yusuf Ngadu ke Wali Kota

Bagikan

KOTA BIMA – Beberapa kelompok warga Kelurahan Rabagodu Selatan menolak rencana rehab gereja Santo Yusuf. Tidak ingin terjadi konflik dengan masyarakat,A� pihak gereja mengadu ke Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin, kemarin.

Pengaduan tersebut disampaikan Pastor Romulus Pitan saat bertemu wali kota. Dia mengatakan bahwa warga Kelurahan Rabangodu Selatan menolak rencana renovasi dan pembangunan gereja.

a�?Kami sudah mendapat izin mendirikan bangunan (IMB) dari Dinas Tata Kota dan Perumahan,a�? ujarnya pada wali kota, dalam pertemuan terbatas di ruang kerja wali kota, kemarin.

Tapi ketika akan mulai dibangun, ternyata ada keberatan dari warga. Padahal sebelumnya dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Lurah Rabangodu Selatan.

Lurah setempat menyatakan akan sosialisasi kepada ketua RT dan RW. Namun ternyata masih ada keberatan warga.

a�?Kami mohon arahan Pak Wali mengenai tindakan yang perlu kami ambil,a�? tuturnya.
Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin mengatakan, untuk menyikapi masalah ini memang diperlukan kearifan dari semua pihak. a�?Saya paham mengenai kebutuhan umat gereja Santo Yusuf yang menginginkan tempat ibadah representatif,a�? katanya.

Kendati itu satu kebutuhan, perlu dipahami ada perasaan tidak enak dari warga setempat. Karena gereja yang akan direhab lantai dua.

a�?Psikologis warga terganggu, sebab gerejanya lebih tinggi dari masjid,a�? ungkapnya.

Pada kesempatan itu, HM Qurais memberikan lima saran pada pihak gereja. Diantaranya agar gereja menyampaikan laporan kondisi sementara pada keuskupan di Denpasar.

Kemudian bangunan gereja tidak berlantai dua dan tidak lebih tinggi dari masjid. Melakukan musyawarah dengan warga setempat.

Ketua FKUB Kota Bima Eka Iskandar Zulakarnain mengatakan, masalah ini sudah dibahas dalam rapat FKUB. Dari hasil rapat tersebut dikeluarkan rekomendasi agar pengurus gereja Santo Yusuf melakukan musyawarah dengan warga setempat.

a�?Kami harap apa hasil rekomendasi tersebut bisa dijalankan,a�? pungkasnya. (nk/r 4)

Komentar

Komentar