Ketik disini

Metropolis

Semua Berawal dari Puisi

Bagikan

a�?Saya sering kirim puisi, terus share di media-media online. Banyak yang suka.a�? Itulah ungkapan polos dari Rizal Badila, putra Lombok yang kini menjadi artis terkenal di Malaysia.

***

AYAH Rizal, Kontraktor. Ibunya, ibu Rumah Tangga biasa. Jika melihat dari itu, Rizal memang tak punya tetesan darah seniman. Entah, bagaimana dengan Kakek, Nenek hingga Buyutnya. Tapi, pria tegap itu, tak menceritakan mereka. Tiba-tiba saja ia mengaku suka seni.

Kini, Rizal tengah fokus mengerjakan proyek duetnya dengan Azharina Azhar. Proses rekaman dilakukan di dua tempat. Malaysia dan Indonesia. Nanti, materinya tinggal di gabung. Keduanya menargetkan pada tahun 2017 albumnya rilis. Satu Materi lagu digarap dalam dua konsep. Melayu dan Pop.

a�?Kak Azharina yang versi Melayu, saya Pop,a�? ulasnya.

Tidak hanya itu, setelah take vokal, sedianya bulan ini Azharina akan langsung terbang ke Lombok. Video klip lagu akan di buat langsung di Lombok. Rupanya, pemilihan Lombok sebagai materi video klipnya karena Azharina sudah terlanjur kepincut dengan keindahan alam bumi seribu masjid ini.

a�?Ya betul, betul, betul (dia suka Lombok), segera dia terbang kemari,a�? imbuhnya, mengingatkan celetukan populer, serial animasi anak asal Malaysia, Upin-Ipin.

Sebelumnya, selama beberapa hari di Malaysia, Rizal punya pengalaman menyenangkan. Saat diundang Konsulat Jendral Republik Indonesia. Rupanya, namanya yang tengah hangat dibikan banyak orang, membuat pihak KJRI menggelar live perform di sana.

a�?Paling berkesan itu, saat ke KJRI, di sana bisa ketemu pak Jenderal, Kepala Bank Malaysia, ada wakil kedutaan dan banyak lainnya, lalu saya bawa CD,a�? tutur pria kelahiran 12 September 1989.

CD yang di maksud Rizal adalah CD yang berisi demo empat lagu yang diciptakannya. Ke empat lagu itu antara lain, Pulau Lombok, Berharap, 1000 Cinta dan Cintaku Padamu. Meski masih dikerjakan dalam konsep yang sederhana, namun demo lagu itu berhasil membuat para undangan yang hadir di acara Konsulat Jendral itu, terkagum-kagum. Terutama untuk lagunya yang berjudul Pulau Lombok.

a�?Jadi di lagu itu, musiknya tidak saya buat monoton, tetapi banyak variasinya. Ada musik etnic, gendang, seruling dan alat musik kesenian daerah lainnya. Sementara video klipnya, diperkuat oleh gambar-gambar keindahan Lombok,a�? ulasnya.

Video itu lantas memicu rasa ingin tahu lebih dalam para undangan. Mereka disebut sangat tertarik ingin tahu di mana Lombok dan apa benar semua pemandangan yang baru saja ditampilkan ada di pulau itu.

a�?Aku bangga karena ikut promosikan daerahku,a�? ujarnya.

Sedikitnya warga negara Malaysia yang tahu tentang Lombok, ternyata membuat mereka penasaran dan banyak bertanya. Itulah yang membuat, Rizal dan Manajernya sepakat untuk menggalang dukungan agar diberi kesempatan untuk mempromosikan Lombok juga di negeri yang identik dengan sawit bagi warga Lombok itu.

a�?Jadi aku sama manajer berencana promosi Lombok ke Malaysia, karena rupanya banyak mereka yang tidak tahu dan setelah tahu mau ke sana,a�? terang dia.

Setelah pertemuan di KJRI itu, Rizal lalu melanjutkan agendanya untuk melakukan pengambilan gambar, untuk ditampilkan di harian terkemuka di Malaysia. Harian Metro. Kehadirannya di blantika musik Malaysia, ternyata mendapat tanggapan baik dari para artis yang sudah bergelut di dunia seni di Malaysia.

a�?Alhamdulillah respon dari artis Malaysia maupun orang-orang yang ikut entrtain, baik. Saya juga dapat make up gratis, baju tampil gratis, pokoknya semua gratis,a�? ungkapnya polos.

Sedikitnya, tiga komposer (Pencipta Lagu, Red) sudah menawarkan kerjasama untuk Rizal Badila. Tawaran itu berupa, membuat lagu, menyanyikan dan dinyanyikan lagu karyanya.

a�?Ada tawaran dari beberapa komposer di sana. Menyanyikan lagu dia, satu lagi komposer dia nyanyikan lagu saya dan satu lagi dia minta saya ciptakan lagu,a�? ungkapnya.

Lantas, selama perform di Malaysia, berapa pendapatan Rizal?

a�?Belum. Kami belum mau bicara ke arah itu (keuntungan) yang penting sekarang, bagaimana supaya tetap bisa berkarya saja dan orang banyak terhibur,a�? jawabnya kalem.

Namun yang jelas, Rizal mengaku serius ingin menggeluti dunia tarik suara. Dimanapun karya dan suaranya dihargai. Sementara bisnis travel yang telah dirintisnya, untuk saat ini ia terpaksa menghentikannya dulu.

a�?Jadwal mulai padat, saya ingin fokus berkarya di sini,a�? tandas Rizal. (Lalu Moh. Zaenudin/Mataram/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka