Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Jordania Lirik Produk Unggulan NTB

Bagikan

MATARAM – Yordania membuka peluang ekspor dari Indonesia. Kemarin, Duta Besar Yordania untuk Indonesia Walid Al Hadid memaparkan potensi pasar Yordania dan peluang kerja sama perdagangan antara pelaku usaha Indonesia dan Yordania. Walid berbicara dihadapan 60 pelaku usaha NTB di Hotel Aston Mataram.

Dalam kesempatan itu dia mendorong kedua negara melihat peluang dan potensi yang ada untuk saling melengkapi. Lagipula, Indonesia dan Yordania menurut dia, memiliki produk ekspor unggulan.

a�?Pelaku usaha Indonesia perlu mempelajari berbagai hal menegnai produk yang diminati buyer seperti tren, warna, jenis, rasa untuk produk makanan dan minuman, regulasi, serta karakter buyer di Yordania,a�? kata Walid kemarin (7/9).

Seminar mengenai prospek dan potensi pasar Yordania digelar oleh Direktorat jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan. Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag NTB) untuk mengetahui perkembangan produk unggulan NTB yang bisa go internasional.

Dikatakan, Yordania memiliki produk fosfat yang baik, sedangkan Indonesia tidak. Dengan begitu, Indonesia dapat mengimpor fosfat dari Yordania, sebaliknya Yordania tidak cukup memiliki industri produk tekstil, ban, maupun kertas dan produk kertas. Di sinilan peluang pelaku usaha Indonesia untuk mengekspor produk mereka ke Yordania.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Ari Satria menjelaskan perdagangan Indonesia dengan Yordania masih defisit selama lima tahun terakhir. Untuk menggenjot ekspor ke Yordania, Indonesia perlu melihat produk yang diimpor Yordania dari dunia.

a�?Maka dari itulah kami ke NTB untuk melihat produk apa yang berpotensi untuk diekspor. Tapi data statistik menunjukkan sementara ini masih didominasi produk pertambangan,a�? ujar Ari.

Menyangkut pasar Yordania, dia mendorong pentingnya peningkatan produk nontambang. Dibutuhkan pendampingan terhadap industri-industri potensial sehingga dapat bersaing di pasar internasional.

Aktivasi pengembangan ekspor di NTB merupakan implementasi dari pernyataan bersama yang ditandatangani Dirjen PEN dengan Investment Commission the Hashemite Kingdom of Jordan pada 2 Juni 2014 di Amman, Yordania.

Nilai total perdagangan nonmigas Indonesia-Yordania pada 2011-2015 memperlihatkan pertumbuhan fluktuatif. Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Yordania pada 2015 tercatat sebesar USD95,23 juta.

Sementara impor nonmigas Indonesia dari Yordania pada periode yang sama tercatat sebesar USD 160,78 juta.a�?Pada periode Januari-Juni 2016 nilai total perdagangan Indonesia-Yordania tercatat sebesar USD139,4 juta.

Rinciannya ekspor Indonesia ke Yordania sebesar USD 48,73 juta dan impor Indonesia dari Yordania sebesar USD 90,72 juta. (tan/r3)

Komentar

Komentar