Ketik disini

Selong

Pemkab Dorong Warga Konsumsi Ikan

Bagikan

SELONGA�– Lombok Timur merupakan sentra penghasil ikan di NTB. Sayangnya, tingkat konsumsi ikan di daerah ini masih rendah. Itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lombok Timur (lotim), H Taswirudin. Untuk itu, menggandeng Kader PKK setempat, kemarin digelar Lomba cipta menu ikan yang diikuti 20 Kecamatan di Pendopo Bupati. Hal ini untuk menamkan kepada masyarakat agar gemar makan ikan.

“Lomba masak serba ikan ini adalah bagian dari gerakan memasyakatkan Ikan. Melalui kegiatan ini kami berharap lebih banyak lagi menu ikan yang bisa dibuat masyarakat untuk mendorong tingkat konsumsi ikan,” jelasnya kepada Lombok Post.

A�Tahun 2015 lalu, dikatakannya jumlah konsumusi ikan perkapita masih rendah yakni sebanyak 30 kilogram perkapita. Jumlah ini masih belum mencapai target 37 kilogram perkapita pertahun.

Untuk itu, upaya memasyarakatkan konsumsi ikan akan terus dilakukan sebagai upaya mencapai target nasional yakni 41 kilogran perkapita. Rendahnya tingkat konsumsi ikan dijelaskan akibat masih adanya anggapan di masyarakat ikan bukanlah menu mewah. Mereka lebih memilih daging sapi atau ayam sebagai menu A�utama.

“Kalaupun ada, ikan hanya kadang sekadar pemanis,” cetus Taswir, sapaan akrabnya

Sementara itu, Ketua TP PKK Lombok Timur Hj Supinah meminta kepada para kader PKK, agar kegiatan ini jangan sampai hanya menjadi seremonial belaka. Ia ingin menu ikan yang dibuat para kader juga disosialisasikan ke keluarga, tetangga hingga ke masyarakat sekitar tempat tinggalnya.

A�”Nanti jangan lupa diajarin tetangga dan keluarganya. Ingat sosialisasi lho,” pinta Hj Supinah saat mencicipi sejumlah menu ikan yang dibuat para peserta lomaba.

Selain menggelar lomba, Dinas Kelautan dan Perikanan juga menggelar pelatihan kepada para pengolah perikanan dan bantuan sarana prasarana. Ia mengatakan potensi pengolahan makanan dari ikan di Lotim cukup menjanjikan. Karena semua jenis ikan laut maupun air tawar tersedia di Lotim. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka