Ketik disini

Kriminal

Pengadilan Merasa Dilangkahi

Bagikan

MATARAM – Polemik proses rehabilitasi Reza Artamevia, Richard Nyoto, Devina, dan Yuti terus berlanjut. Juru bicara Pengadilan Negeri (PN) Mataram Didiek Jatmiko mengatakan, penetapan rehab bagi penyalahguna narkotika wajib melalui pengadilan.

a�?Harus ada persetujuan pengadilan terkait orang yang akan menjalani rehabilitasi,a�? kata Didiek, kemarin (7/9).

Didiek menjelaskan, rehabilitasi melalui persetujuan pengadilan tidak saja berlaku bagi seseorang yang hasil tesnya positif menggunakan narkoba, serta terbukti memiliki narkoba. Bagi penyalahguna narkoba yang tidak ditemukan barang bukti kepemilikan narkotika, pun harus mendapat persetujuan dari pengadilan untuk direhab.

a�?Berlaku untuk semuanya, termasuk yang tidak ditemukan barang bukti narkoba. Memang ketentuannya seperti itu,a�? terang dia.

Putusan rehabilitasi yang saat ini dijalani Reza Cs, lanjut Didiek, belum mendapat putusan maupun penetapan dari pengadilan. Sebab, hingga saat ini BNN dan Polda NTB belum mengajukan permintaan rehabilitasi kepada PN Mataram.

a�?Sampai sekarang belum ada permintaan,a�? ungkapnya.

Kondisi tersebut, bertolak belakang dengan sejumlah kasus penanganan penyalahgunaan narkoba dan mendapat rehabilitasi dari BNN. Didiek mengatakan, sebelum kasus Reza Cs, BNN maupun kepolisian selalu meminta persetujuan dari pengadilan untuk rehabilitasi.

a�?Selalu minta persetujuan kok. Cuma terkait proses Reza dan kawan-kawan yang direhab saat ini saya belum bisa komentar banyak, karena masih abu-abu juga kasusnya,a�? kata Didiek.

Menurut Didiek, abu-abunya proses rehabilitasi Reza Cs terlihat dari hasil tes. Jika berlandaskan hasil tes dari BNN, seharusnya Reza Cs tidak menjalani rehabilitasi. Sebab, hasil tes urine keempat orang tersebut dinyatakan negatif.

Proses rehabilitasi sendiri, bertujuan untuk mengembalikan seseorang kepada kondisi awal ketika belum menyalahgunakan narkoba. a�?Logikanya saja, yang direhab itu kan positif menggunakan narkoba, jadi direhab agar tidak menggunakan lagi. Kalau memang negatif, buat apa direhab,a�? kata dia.

Sementara, Kepala BNN NTB Kombes Pol Sriyanto mengatakan, tidak akan meminta penetapan dari pengadilan untuk merehabilitasi Reza Cs. Alasannya, keputusan rehabilitasi cukup dari assessment dari BNN NTB.

a�?Gak, kita tidak ada meminta penetapan itu,a�? kata Sriyanto beberapa waktu lalu.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka