Ketik disini

Metropolis

Demi Berkurban, Setor 150 Ribu Sebulan

Bagikan

MATARAMA�– Jumlah hewan kurban warga Lingkungan Karang Kelok, Kelurahan Monjok Barat kini terkumpul sebanyak sebelas ekor sapi. Jumlah ini merupakan terbanyak diantara lingkungan lainnya di kelurahan Monjok Barat.

A�Jumlah terbanyak sejauh ini berada di lingkungan Karang Kelok,A� ujar Lurah Monjok Barat Mulya Hidayat.

Jumlah tersebut masih perkiraan sementara. Masih ada kemungkinan terjadi penambahan. Mulya menuturkan, warga lingkungan karang kelok memiliki cara unik dalam berkorban. Sepuluh bulan sebelumnya, warga menabung sebagai bekal untuk berkurban.

Berdasarkan apa yang Kepala Lingkungan Karang Kelok laporkan padanya, setiap warga diberi kesempatan menabung. Namun hal ini tidak bersifat memaksa. Setiap warga yang berminat akan dibuatkan rekening tabungan. Sementara jumlah iuran tabungan sebanyak Rp 150 ribu per kepala keluarga dalam sebulan.

A�Nanti sudah ada petugas yang datang menagih,A� sambungnya.

Setelah sepuluh bulan, terkumpullah uang sebanyak Rp 1,5 juta per kepala keluarga. Kemudian uang tersebut dikumpulkan bersama enam kepala keluarga lainnya. Jumlah yang terkumpul dibelikan satu ekor sapi untuk di korbankan.

Mulya melanjutkan, ide ini pernah diterapkan di wilayah luar NTB. Kepala lingkungan Karang Kelok mengadopsi dan menerapkan di lingkungannya. Langkah tersebut dinilai sangat baik. Sebab tak semua bisa jika membeli langsung tunai pada hari Idul Adha.

A�Dan ternyata berhasil, semua dapat kesempatan untuk berkurban,A� tandasnya.

Aminah, salah satu warga Lingkungan Karang Kelok mengaku terbantu dengan ide yang diterapkan kepala lingkungan. Ia akhirnya mampu berkurban meski dilakukan secara berkelompok. A�Saya sangat senangA� tahun ini bisa berkurban,A� kata wanita yang sehari-hari berjualan asongan ini. (fer/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka