Ketik disini

Kriminal

Polisi Kaji Pasal Tambahan Untuk Gatot

Bagikan

MATARAMA�– Gatot Brajamusti dan Dewi Aminah terpaksa melewatkan salat Idul Adha yang digelar di Lapangan Gajah Mada, Mapolda NTB, kemarin (12/9). Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengatakan, meski menjadi tahanan Polda NTB keduanya tetap diberikan hak untuk melaksanakan salat Idul Adha. Hanya saja, harus melalui prosedur yang ditetapkan petugas kepolisian.

a�?Tidak ada larangan, itu kan hak individu untuk beribadah,a�? kata Umar usai pelaksanaan salat Idul Adha di lapangan Mapolda NTB, kemarin (12/9).

Menurut Umar, bila ada permintaan dari tahanan untuk mengikuti salat Idul Adha, tentu diberikan. Namun, nanti akan ada pengawalan dari petugas terhadap tahanan tersebut.

a�?Tergantung pribadi masing-masing saja, kalau mau (salat) kita bawa kesini. Tidak ada kewajiban atau perintah dari Polda untuk mereka salat disini,a�? ujar dia.

Terkait pelaksanaan salat Idul Adha di dalam ruang tahanan, Kapolda memastikan hal tersebut tidak benar. Pelaksanaan salat Ied harus dilakukan bersama-sama di lapangan.

a�?Salat Idul Adha kan harus bersatu di lapangan. Kecuali salat lima waktu, pasti ada, mereka berjamaah juga di dalam tahanan,a�? kata Jenderal bintang satu ini.

Terpisah, Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda NTB AKBP Deky Subagio memastikan bahwa Gatot dan tahanan lainnya, tidak mengikuti salat di lapangan Mapolda.

Hingga kemarin, sebelum pelaksanaan salat Idul Adha, tidak ada permintaan izin dari Gatot untuk mengikut salat.

A�a�?Tidak ada ya, namanya status tersangka kan, jadi dibatasi. Tapi kalau minta izin, tentu kita berikan,a�? ujarnya.

Sementara itu, pantauan Lombok Post di ruang tahanan Polda NTB, kemarin (12/9), tidak terlihat persiapan pelaksanaan salat Ied di dalam tahanan. Hanya ada gema takbir yang terdengar dari dalam ruang tahanan.

Apakah Gatot Bandar Narkoba?

Bertambahnya jumlah barang bukti narkoba yang disita polisi dari artis Gatot Brajamusti, membuka kemungkinan adanya penambahan pasal yang akan disangkakan. Rencananya, hari ini penyidik akan melakukan pemeriksaan tambahan untuk Gatot.

Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengatakan, pengembangan dalam pemeriksaan hari ini, akan menjawab apakah Gatot hanya sebagai pengguna atau sekaligus menjadi pengedar. a�?Nanti dari pertanyaan penyidik kan bisa berkembang ke arah sana,a�? kata dia.

Lebih lanjut, Umar menjelaskan, sejauh ini sangkaan terhadap Gatot masih sebagai pengguna. Namun tidak menutup kemungkinan ada pasal tambahan yang akan dicantumkan bila melihat bukti tambahan narkotika yang ditemukan di Jakarta beberapa waktu lalu.

a�?Sejauh ini belum ada peningkatan pasal, masih pengguna,a�? jelasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka