wholesale nfl jerseys Rumah Murah Kebutuhan Rakyat

Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Rumah Murah Kebutuhan Rakyat

Bagikan

MATARAMA�– Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) NTB meminta komitmen pemkab/pemkot dukung program sejuta rumah. a�?Dukungan pemerintah terhadap program ini masih sangat minim,a�? kata Ketua DPD REI NTB Miftahudin Makruf pada Lombok Post.

Menurutnya pemkab/pemkot harus jeli melihat program yang berkaitan dengan kepentingan orang banyak. Termasuk program rumah bersubsidi ini.

Ia menilai, jika bupati/wali kota serius mendukung program ini, maka manfaat yang diterima masyarakat akan makin besar. Banyak masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah akan menikmati rumah murah.

Dukungan yang diharapkan dari kepala daerah ini minimal dengan mengeluarkan perbup/perwal untuk mempermudah pembangunan rumah subsidi. Sayangnya sampai saat ini belum ada perbup/perwal yang mengawal program tersebut.

a�?Kunci dari keberhasilan program ini adalah komitmen bupati/wali kota yang meneruskan aturan pusat,a�? terangnya.

Menurutnya program ini tidak akan terealisasi maksimal bila tidak ada campur tangan dari pemkab/pemkot di NTB. Ini karena lokasi pembangunan berada di wilayah kabupaten/kota.

a�?Pemerintah provinsi sendiri sudah maksimal dalam mendukung program ini,a�? ujarnya.

Pemerintah sendiri berupaya menyukseskan program ini. Hal tersebut dapat dilihat dengan penurunan DP rumah yang semula 10 persen, khusus rumah subsidi 1 persen. Di samping itu bunga kredit untuk rumah subsidi diturunkan dari semula 7,5 persen menjadi 5 persen. Termasuk mempermudah dengan mempersingkat perizinan.

Dukungan pemkab/pemkot bisa berupa penghapusan BPHTB dan mempermudah proses perizinan pembangunan. a�?Program ini tidak akan berjalan maksimal kalau belum keseluruhannya saling dukung,a�? tegasnya.

Sementara itu REI NTB prediksi target pembangunan rumah subsidi sekitar 2 ribu unit di NTB bisa terealisasi hingga akhir tahun 2016. Target ini terus digenjot realisasinya dengan segera dapat mulai ditempati masyarakat.

a�?Dari target hingga pertengahan tahun 2016 sudah terbangun 1500 unit,a�? jelasnya.

Pelaksana PT Aby Kusuma Jaya M Isa Anshory menjelaskan, rumah subsidi cukup laku di pasaran karena masyarakat sangat membutuhkan. Apalagi cicilan perbulan di bawah satu juta rupiah.

a�?Puluhan unit yang dibangun saja pendaftarnya sekitar ratusan orang,a�? ujarnya.

Bila dibandingkan dengan cicilan rumah komersil, cicilan rumah bersubsidi cukup jauh sekali perbandingannya. Cicilan rumah komersil rata-rata di atas Rp 1,5 juta. Nilai cicilan ini sudah cukup memberatkan bagi masyarakat apalagi bila gajinya dibawah Rp 4 juta perbulan.

a�?Jadi rumah subsidi ini sangat dibutuhkan masyarakat yang belum memiliki rumah dan berpenghasilan rendah,a�? ujarnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka