Ketik disini

Praya

Jadi Instansi Vertikal

Bagikan

PRAYA – DPRD Lombok Tengah (Loteng), sepakat tidak akan membahas Perda perangkat organisasi, tentang status Bakesbangpoldagri. Alasannya, lembaga yang dipimpin HM Suhardi itu, dalam waktu dekat akan menjadi badan vertikal.

a�?Sementara yang lain, tetap kami bahas. Diantaranya, 20 dinas dan empat badan,a�? kata anggota fraksi PBB DPRD Loteng Zulpan Azhari, kemarin(13/9).

Dengan begitu, kata Zulpan konsekuensi yang diterima Bakesbangpoldagri adalah, anggaran program kerjanya tetap mengacu pada APBD murni tahun 2016, bukan perubahan APBD, apalagi APBD murni tahun 2017.

Sehingga, tidak ada kenaikan atau pun penurunan anggaran. a�?Tidak masalah buat kami,a�? kata Kepala Bakesbangpoldagri HM Suhardi, terpisah.

Yang penting, kata Suhardi sebelum Bakesbangpoldagri diambil pusat, Pemkab tetap berkewajiban mengucurkan anggaran program kerjanya.

a�?Kami sudah melayangkan dokumen sebagaimana permintaan pusat. Sebut saja, pendataan aset, sumberdaya manusia dan kondisi anggaran,a�? katanya.

Dokumen itu, lanjutnya sebagai syarat utama, untuk menyesuaikan kebutuhan anggaran dan sumberdaya yang ada. Jika kurang, maka akan ditambahkan. Begitu seterusnya.

a�?Informasinya, per Oktober ini kami sudah menjadi badan vertikal. Operasionalnya per Januari 2017 mendatang,a�? kata Suhardi.

Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng itu pun mengaku bersyukur, karena badannya menjadi vertikal. Dengan begitu, ruang kerjanya semakin luas, termasuk urusan anggaran.

a�?Prinsipnya, kami dalam posisi menunggu saja. Sambil menunggu, tugas dan fungsi tetap kami jalankan,a�? katanya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka