Ketik disini

Kriminal

Blokir Jalan Itu Sangat Memalukan!

Bagikan

MATARAM – Kapolda NTB Brigjen Pol Umar angkat bicara terkait aksi pemblokiran jalan di Bima. Jenderal bintang satu ini meminta kebiasan buruk itu dihentikan. Ia menilai aksi warga itu sangat menganggu kepentingan umum.

a�?Kalau ada masalah, jangan jalan diganggu,a�? kata kapolda kepada Lombok Post, kemarin.

Diketahui, Warga Desa Tumpu, Kecamatan Bolo, memblokir jalan lintas Bolo-Soromandi sekitar pukul 17.00 Wita Minggu (11/9).A�Warga menumpuk kayu dan ban bekas di badan jalan, kemudian membakarnya.

Aksi ini sebagai bentuk desakan warga agar mengusut tuntas kematian Hasan alias Ompu Heso. Korban ini ditemukan tidak bernyawa oleh warga Monggo Kecamatan Madapangga, Juma��at (9/9) lalu.

a�?Jalan itu milik umum. Bukannya jalan kita saja, tapi semuanya,a�? tegas dia.

Kapolda menegaskan, semua orang punya kepentingan, tapi jika ada masalah, sebaiknya dibicarakan saja. Kalau belum ada mediasi, sambung dia, polisi (polres setempat) siap memediasi.

a�?Bicarakan saja. Tidak perlu blokir jalan,a�? katanya.

Kapolda mengatakan, budaya blokir jalan ini sangat memalukan. Karena, imbasnya nanti tradisi masyarakat NTB dikenal suka blokir jalan.

a�?Budaya itu tidak bagus. Itu memalukan. Jangan sampai ada lagi,a�? ingatnya.

Terkait tuntutan warga, ia menegaskan, polisi siap memfasilitasi jika ada masalah. Kalau ada ketidakpuasaan dengan pemerintah maupun polisi sebaiknya dibicarakan dengan baik.

a�?Kita pasti membantu tapi jangan tutup jalan,a�? tandasnya. (jlo/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys