Ketik disini

Kriminal

Lagi Facebook Makan Korban

Bagikan

MATARAM – Puluhan umat Hindu Kota MataramA� kembali mendatangi Polda NTB, kemarin (13/9). Hal ini buntut ditahannya Wakil Sekretaris Pengurus Pura Dalam Karang Jangkong NNP (Inisial), sejak Jumat (9/9) lalu. NNP sendiri ditahan akibat postingannya di media sosial yang diduga berisi provokasi.

Inisiator Forum Transparansi Pengelolaan Aset (FTPA) Pura Dalam Karang Jangkong I Nyoman Artha Kusuma mengatakan, pihaknya ingin meminta penangguhan penahanan untuk NNP. a�?Kita akan turun lagi, bila seandainya tidak dikabulkan penangguhan penahan tersebut,a�? kata dia.

Menurut Artha, penahanan NNP bermula dari Kasus Pura Dalam Karang Jangkong yang sempat dilaporkan FTPA. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penggelapan, pengerusakan, dan penipuan yang dilakukan sejumlah oknum.

a�?Informasinya masih penyelidikan, kami diminta untuk melengkapi berkas-berkasnya,a�? katanya.

Lebih lanjut, Artha menjelaskan, dalam kasus Pura Dalam Karang Jangkong, kepolisian telah menahan empat warga hindu. Dimana tiga diantaranya telah dikabulkan penangguhan penahanannya oleh Polda NTB.

a�?Kami meminta hukum ditegakkan dengan adil. Tidak ada negosiasi kasus yang kami laporkan dengan kasus ITE yang saat ini menimpa NNP,a�? ujarnya.

Terpisah, Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Darsono Setyo Adjie mengatakan, penahanan terhadap NNP dilakukan sejak, Jumat (9/9) lalu. a�?Kita adakan pemeriksaan di hari yang sama, dari sana langsung kita lakukan penahanan,a�? kata dia.

Menurut Darsono, sesuai dengan laporan yang diterima pihaknya, kepolisian lantas memanggil tersangka untuk dimintai keterangan. Dari sejumlah bukti yang dimiliki, petugas akhirnya melakukan penahanan terhadap NNP.

a�?Tersangka dikenakan pasal 27 ayat 3 dan 28 ayat 2 Undang-UndangA� Nomor 11 Tahun 2011 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),a�? kata Darsono. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka