wholesale nfl jerseys Siswi SMP Diduga Diperkosa Sopir Angkot

Ketik disini

Bima - Dompu

Siswi SMP Diduga Diperkosa Sopir Angkot

Bagikan

KOTA BIMA – Bunga (nama samaran) diduga diperkosa sopir angkutan kota (Angkot) berinisial Fs, 27 tahun. Siswi SMP itu diduga diperkosa di pegunungan Kelurahan Lelamase Kota Bima, Jumat (9/9) lalu.
Informasi yang dihimpun Radar Tambora (Lombok Post Group), malam itu korban berpamitan n ke rumah temannya. Korban dijemput seorang teman laki-laki. Mereka duduk di kawasan Dana Traha.
Namun tiba-tiba datang pelaku menggunakan angkot bersama kernetnya berinisial Idr. Entah bagaimana ceritanya sehingga korban dan temannya dibawa ke pegunungan Lelamase.

Dari keterangan kernet angkot, Idr yang mengamankan diri di Polres Bima Kota, korban dipaksa dan ditarik oleh pelaku. Namun saat itu ia tidak melihat langsung apa yang dilakukan pelaku. Karena jarak diantara mereka agak jauh. Sementara teman laki-laki korban tidak bisa berbuat banyak.
Pada Selasa (13/9) pagi kemarin, kasus tersebut mencuat. Keluarga korban mencari Fs di kediamannya di Lingkungan Nggarolo Kelurahaan Penana’e. Saat itu Fs sempat melawan keluarga korban dengan parang, lalu melarikan diri.
Sekitar pukul 10.15 wita, korban dengan ibunya tiba di unit PPA Reskrim Polres Bima Kota. Korban mengenakan celana jeans dengan switer warna abu-abu.
Sekilas, dari raut wajah korban terlihat begitu tegang. Saat berjalan, ia terus memegang tangan ibunya. Setiba di ruang PPA, ibu korban menangis. Ia memaki kernet angkot Idr yang sudah lebih awal ada di ruangan tersebut. Sejumlah pertanyaan pun dilontarkan ke Idr.
30 menit berselang, korban langsung divisum. Kabarnya, Fs merupakan pria yang sudah tiga kali menikah. Dan di ruang PPA, istri ketiga Fs juga tampak hadir. Begitu juga dengan beberapa keluarga korban. Hingga sore kemarin, Fs masih dalam pencarian.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Antonius F Gea SH SIKA� mengatakan sudah menerima laporan kasus tersebut. Saat ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Korban sudah divisum dan dimintai keterangan,” jelasnya.
Diakui, terkait kasus itu ada warga yang mengamankan diri. Dia merupakan kernet angkot, Idr.A� “Anak yang mengamankan diri (Idr, red) ini kadang-kadang saja jadi kernet,” pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka