Ketik disini

Headline Sportivo

Targetkan All NTB Final

Bagikan

MATARAM – Pengundian grup cabang olahraga (cabor) voli pasir PON XIX/2016 Jawa Barat (Jabar) sudah dilakukan, kemarin (13/9). Hasilnya, tim voli pasir NTB (putra dan putri) terhindar dari grup neraka.

Pada PON 2016 Jabar, NTB mengirim empat tim (dua putra dan dua putra). Tim putra NTB 1 bermaterikanA� pasangan Danangsyah-Tio tergabung di grup D bersama tuan rumah Jabar 1, Jateng 1, Babel, dan Sulawesi Utara (Sultra). Sementara a�?si sulunga�? NTB 2 pasangan Edy-Sandi berada di grup B bersama Bali, Jatim 2, dan Jateng 2.

Grup neraka di sektor putra penghuni grup A, yakni Jogjakarta, DKI Jakarta 1, Sumatera Barat (Sumbar), dan Riau.

Di sektor putri, langkah juara bertahan NTB 1, pasangan Putu Dini Jasita-Dhita Juliana diprediksi mulus. Peraih emas PON 2012 Riau itu tergabung di grup A bersama Jogjakarta 1, Sumbar, dan Jatim 2.

Sedangkan juniornya, NTB 2 pasangan Desy Ratnasari-Allysa Mutakhara berada di grup D bersama Jabar 1, Maluku, DKI 2, dan Kaltim. Grup neraka di sektor putri dipastikan berada di grup B yang dihuni oleh Jatim 1, DKI Jakarta 1, Jateng 2, dan Papua.

Untuk diketahui, pada masing-masing grup akan diambil tiga tim. Juara grup berhak lolos otomatis ke babak sistem gugur. Sedangkan runner up dan peringkat tiga harus menjalani babak play off terlebih dahulu.

Ketua Pengprov PBVSI NTB H Surya Bahari mengatakan, meskipun NTB terhindar dari grup neraka, dia melihat kekuatan di masing-masing grup cukup merata.a�?”(Kekuatan masing-masing grup) sama saja,” katanya, kemarin (13/9).

Edisi PON tahun ini, Pengprov PBVSI NTB menargetkan all NTB final di sektor putri. Menurut Surya, peluang tersebut cukup terbuka, melihat dua hasil kejurnas terakhir di Jatim dan Jogjakarta bulan lalu. “Kita punya tiga atlet (putri) di pelatnas,” tandasnya.

Tim Putra Diharapkan Buat Kejutan

Sementara itu, tim putra voli pasir NTB diharapkan bisa membuat kejutan besar pada gelaran PON edisi tahun ini. a�?Kita ada peluang (putra). Peluang itu cukup besar,a�? ungkap Surya.

Sejauh ini, sektor putra voli pasir NTB sepeninggal Agus Salim dan Anjas, masih belum mampu membawa pulang gelar di multieven empat tahunan tersebut.

Meski pada PON Jabar kekuatan antar daerah dinilai lebih merata, namun kontingen Jogjakarta masih menjadi unggulan teratas. Berikutnya Jatim, Jateng, DKI Jakarta, dan NTB dengan peluang yang sama.

a�?Jogja masih yang pertama. Karena dua atletnya masuk pelatnas. Sementara kita baru satu (pelatnas),a�? ujar pelatih voli pasir NTB Agus Salim belum lama ini.

Kendati demikian, Agus tetap optimistis para pemain muda yang diturunkan dapat unjuk gigi dan memberi kejutan. Pasangan NTB 1 Danang-Tio yang akan kembali mencari peruntungan. Diharapkan keduanya bisa menggetarkan publik PON dengan gelar perdana.

a�?Pemain kita hanya perlu mental kuat dan kepercayaan diri yang tinggi. Saya melihat sudah ada perkembangan,a�? akunya.

Berdasarkan hasil sejumlah try out tahun ini, pasangan NTB 1, Danang-Tio mampu meraih posisi dua di Kejurnas Sidoarjo Open. Hasil yang sama juga diraih di Kejurnas Jogja Open.

a�?Harus ada motivasi dan kepercayaan diri. Mereka harus siap bersaing dengan pemain yang levelnya di atas mereka. Itu yang paling penting,a�? tandas Agus. (zen/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka