wholesale nfl jerseys 2019, Loteng Bebas Daerah Kumuh

Ketik disini

Praya

2019, Loteng Bebas Daerah Kumuh

Bagikan

PRAYA – Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri merasa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ESDM Lombok Tengah (Loteng). Terutama menyangkut penataan perkotaan. Salah satunya, pengentasan pemukiman kumuh.

a�?Di Kota Praya saja, ada 195,57 hektare (ha) area pemukimannya masuk kategori kumuh,a�? kata Pathul, kemarin (14/9) saat membuka sosialisasi program kota tanpa kumuh, di da��praya Lombok hotel.

Sedangkan di wilayah Kopang, lanjut Pathul mencapai 241,85 ha. Belum lagi, beberapa kecamatan lainnya di seluruh Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Menurutnya ada tiga poin utama untuk mewujudkan lingkungan pemukiman yang layak huni. Pertama, kata Pathul masyarakatnya 100 persen mengakses air bersih.

Kemudian, nol persen kawasan pemukiman bebas kumuh dan terakhir 100 persen masyarakatnya mengkases sanitasi yang layak.

Untuk mewujudkannya, saran Pathul bidang Cipta Karya harus menggandeng dinas dan instansi lain, guna bersama-sama merubah pola pikir dan prilaku masyarakat, untuk hidup bersih dan sehat.

a�?Kita harus memasang target kota tanpa kumuh tahun 2019 mendatang. Dimulai dari sekarang, kita harus bekerja keras,a�? seru orang nomor dua di Loteng tersebut.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PU dan ESDM Lalu Firman Wijaya mengatakan, bidangnya sudah memulai program yang dimaksud sejak tahun 2015 lalu, tinggal proses pemantapan, peningkatan dan keberlanjutan di tempat lain saja.

Ada beberapa desa/kelurahan yang ditata secara fisik, baik infrastruktur jalan desa maupun dusun. Termasuk, kelengkapan fasilitas, sarana dan prasarana pendukung.

Beberada desa/kelurahan tersebut diantaranya, kata Firman Desa Montong Terep yang sudah dibangunkan jalan lingkungan di Dusun Karang Timbang, termasuk drainase.

Begitu pula di Desa Kopang Rembiga di Dusun Pengkores. a�?Tidak itu saja, kami juga melakukan pengadaan bak air bersih di Desa Lendang Are, Kopang,a�? bebernya.

Begitu pula, tambah Firman desa/kelurahan lain yang dianggap kumuh. Dengan harapan, cepat atau lambat pemukiman perkotaan di 12 kecamatan di Loteng, tidak kumuh lagi. a�?Tahap awal, ada dua kecamatan yang mendapatkan program kota tanpa kumuh itu,a�? katanya.

Di Kopang, kata Firman ada 11 desa. Sedangkan, di Kecamatan Praya ada 7 desa dan 8 kelurahan. Total anggarannya mencapai Rp 4,6 miliar lebih.

a�?Alhamdulillah, kita dibantu secara swadaya, dari masyarakat, sehingga program ini berjalan lancar,a�? katanya.(dss/r2)

A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka