Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Hilang, IRT Ditemukan Jadi Tengkorak

Bagikan

DOMPU – Seorang ibu rumah tangga (IRT), Siti Nurhalimah, 27 tahun, warga Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa ditemukan sudah menjadi tengkorak di belakang rumahnya. Sebelumnya korban dilaporkan hilang oleh suaminya sendiri, Syahrul, 30 tahun, pada 22 Agustus lalu.

Tengkorak dan tulang belulang korban pertama kali ditemukan oleh Multi dan Jainuddin, Minggu (11/9) lalu. Kedua warga itu sedang mencari burung puyuh di sekitar lokasi. Sayangnya keduanya tak berani melapor ke aparat terkait perihal penemuanya tersebut.

Pada hari Senin (12/9) mereka menceritakan penemuan itu ke saudaranya.Selanjutnya cerita itu diteruskan ke Bhabingkantibmas setempat. Atas laporan itu aparat setempat mengamankan tengkorak dan tulang belulang yang masih beraroma amis tersebut.

Selain tengkorak, juga ditemukan sepasang sandal jepit, baju yang sudah tidak utuh, pakaian dalam dan celana yang sudah terlihat mulai sobek. Ada juga uang pecahan Rp 50 ribu dua lembar, bungkusan racun serangga serta cairan biru di dalam botol minuman.

Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Priyo mengatakan, dari ciri-ciri dan barang bukti yang ditemukan disekitar TKP bahwa yang ditemukan itu adalah jasad Siti Nurhalimah. Diakui Priyo, korban dilaporkan telah meninggalkan rumah atau hilang oleh suaminyaA� sebulan lalu, di kantor desa setempat. Korban sendiri menghilang setelah terlibat percekcokan dengan suaminya.

“Terakhir korban sempat terlibat pertengkaran dengan suaminya soal uang,” ungkapnya.

Priyo mengungkapkan, untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, tengkorak beserta barang bukti lainya telah diamankan. Rencananya tengkorak Siti Nurhalimah tersebut akan dilakukan outopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematianya.

Selain barang bukti, polisi juga telah mengamankan suaminya untuk dimintai keterangan terkait dengan tewasnya Siti Nurhalimah. Dijelaskan dari hasil interogasi awal terdapat sejumlah kejanggalan dari keterangan yang diberikan oleh Syahrul.

“Kami masih belum tahu apakah korban bunuh diri atau dibunuh. Karena dari hasil interogasi masih banyak yang ditutup – tutupi oleh sang suami. Dan ada beberapa kejanggalan dari keteranganya, apa ini karena sedih atau takut kita belum tahu,” jelasnya.

Polisi juga akan memanggil dan memintai keterangan sejumlah saksi yang pertama kali menemukan jasad korban. Termasuk mencari saksi yang terakhir kali melihat Siti Nurhalimah bertengkar dengan suaminya. (cr-pur/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka