Ketik disini

Sportivo

Hujan, Lapangan Atletik Mirip Danau

Bagikan

MATARAM – Kondisi Lapangan Atletik cukup memerihatinkan. Padahal, lapangan itu digunakan untuk mengasah kemampuan atlet PPLP NTB.

Pantauan Koran ini, hujan yang mengguyur lintasan membuat para atlet mengurungkan niat untuk berlatih. Mereka lebih memilih untuk bermain di tengah genang air.

Salah satu atlet Nanang Fahmi menyayangkan lintasan lari digenangi air. Begitu juga dengan lapangan tolak peluru. Kondisinya seperti kolam ikan. Lapangan iniA� seolah-olah tidak diurus.

a�?Lapangan ini digunakan atlet yang sudah menyumbangkan medali. Seperti Fadlin, Sudirman Hadi, Dewi, dan lainnya,a�? kata Nanang Fahmi di Lapangan Atletik Mataram, Selasa (13/9).

Nanang mengaku, lapangan ini cepat digenangi air. Hujan sebentar saja, air sudah memenuhi sebagian besar lapangan.

a�?Itu menyebabkan atlet tak betah lama-lama latihan,a�? jelasnya.

Tak hanya itu, kata Nanang, lintasan lari ini juga banyak batu kerikil. Kondisi ini menyebabkan para atlet mengeluh sakit paska latihan.

Atlet tolak peluru ini mengeluhkan, tidak hanya lintasan saja yang menjadi kendala, tempat latihan tolak peluru juga tidak pernah diperbaiki.

a�?Kalau rusak kita perbaiki sendiri,a�? ungkapnya.

Nanang berharap, lapangan ini menjadi perhatian pemerintah. Apalagi, lapangan ini terletak di sentral kota.

a�?Sulit, pemerintah tak mau tahu dengan hal ini (kondisi lapangan),a�? keluhnya.

Sementara, Kabid Pemuda dan Olahraga Dikpora Provinsi NTB Surya Bahari tidak menampik kondisi lapangan tersebut. Ia mengaku ingin sekali merubah lapangan itu.

a�?Pemerintah tak mengurus olahraga saja. Banyak yang dia urus,a�? cetusnya, belum lama ini.

Ditanyakan upaya pemerintah memperbaiki lapangan, Surya menegaskan, kebijakan itu wewenang Kepala Dinas Dikpora Provinsi NTB HM Suruji.

a�?Itu wewenang Pak Kadis,a�? katanya.

A�Surya mengaku, pihaknya hanya berwenang untuk mengusulkan perbaikan lapangan. Sementa untuk penyaluran anggaran tergantung dari keputusan dewan. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka