Ketik disini

Sportivo

Tuan Rumah Jadi Pesaing Berat NTB

Bagikan

MATARAM – Cabang Olahraga (Cabor) Tarung Derajat A�menurunkan kekuatan penuh pada PON XIX Jawa Barat (Jabar). Tak tanggung-tanggung, tarung derajatA� yang masuk jajaran cabor unggulan ini dibebankan dua keping medali emas.

Pelatih tarung derajat Dedy Noorcholis mengatakan, perkembangan anak asuhnya cukup signifikan. Ia yakin kondisi tersebut bisa memberikan harapan kepada NTB untuk meraih medali.

Dedy mengaku, penghalang perebutan emas nanti hanya dua daerah. Yakni, Sumatera Utara (Sumut) dan Jabar.

a�?Dua daerah itu yang akan kita antisipasi. Terlebih lagi saat ini Jabar menjadi tuan rumah,a�? katanya, Selasa (13/9).

Menurut Dedi, dua daerah itu menjadi pesaing NTB. Itu dilihat dari hasil beberapa pertandingan terakhir. Dimana, daerah yang sering menjadi juara umum perebutan medali pada cabor ini dipegang NTB dan dua daerah tersebut.

a�?Kita selalu bergantian memegang juara umum setiap kali kejuaraan,a�? jelasnya.

Untuk mengantisipasi dua daerah itu, Dedi terus mempersiapkan strategi dan fisik atlet. a�?Kita persiapkan strategi menyerang dan bertahan,a�? akunya.

Saat ini, ia mengantisipasi atlet cedera saat latihan. Kemungkinan itu bisa saja terjadi.

a�?Karena latihan kita full body attack. Jadi bisa saja nanti cedera,a�? ujarnya.

Untuk menghindari itu, ia mengurasngi porsi latihan kepada atlet. a�?Kita hanya simulasi saja,a�? bebernya.

Diketahui, tarung derajat akan mengikuti 10 nomor pada PON nanti. Terdiri dari enam putra dan empat putri.

Diantaranya, Rina Selviana kelas 45,1-50 kilogram, Novi Jayanti kelas 50,1-54 kilogram, Ririn Sulastri kelas 54,1-58 kilogram, Yuni Handayani 62,1-64 kilogram.

Sementara itu, nomor putra atas nama Munawir, akan turun pada kelas 55,1-58 kilogram, Lukman kelas 58-61,1 kilogram, Munakip kelas 61,1-64 kilogram, M. Yamin kelas 64,1-67, Murdani kelas 67-70, dan Kurniawan kelas 75,1-80 kilogram. (arl/r10)A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka