Ketik disini

Bima - Dompu

Warga Dorebara Gedor BPMPD

Bagikan

DOMPU – Aksi demo sebagai bentuk protes terhadap dugaan berbagai pelanggaran yang dilakukan pemerintah desa (Pemdes) tak kunjung usai. Setelah warga Desa Nowa, giliran warga Dorebara, Kecamatan Dompu yang menggedor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), kemarin.(14/9)

Aksi dilakukan mulai dari Kantor Desa Dorebara. Di BPMPD, massa aksi yang dikoordinir Abdi mengadukan dugaan berbagai pelanggaran yang dilakukan Pemdes Dorebara. Mulai dari transparansi anggaran tahun 2015, dugaan adanya program fiktif, perangkat desa ilegal dan berbagai dugaan penyimpangan lainnya.

Mereka menuding pemdes setempat telah melakukan penipuan dan kebohongan publik. Indikasi tersebut dinilai terlihat dari RAPBDes, RAB berserta gambar yang tidak pernah dipublikasikan. “Kami juga menduga adanya kegiatan fiktif. Sebab tidak pernah ada transparansi dari pemdes terkait berbagai kegiatan yang dilakukan,” tuding Abdi.

Persoalan lainnya berkaitan dengan pengangkatan aparatur desa yang disebut berinisial JF. Mereka menilai pengangkatan yang bersangkutan tidak melalui prosedur sesuai aturan tata cara pengangkatan perangkat desa.

“Kesepakatan tentang pemberhentian JF yang diambil dalam musyawarah desa tidak diindahkan. Bahkan sampai saat ini yang bersangkutan masih belum dipecat,” bebernya.

Dia juga memapaparkan dugaan penyimpangan lainnya. Pemdes Dorebara juga dituding tidak menyusun rencana kerja sesuai kebutuhan masyarakat. Serta memanipulasi dan merekayasa perencanaan penggunaan dana desa sesuai keinginan aparat pemdes.

Terakhir mereka menyampaikan beberapa tuntutan terhadap Pemdes Dorebara. Diantaranya meminta transparansi penggunaan anggaran tahun 2015, menerbitkan surat pemberhentian JF, menjelaskan kode analisis RAB tahun 2016 dan beberapa tuntutan lainnya.

Setelah menggelar aksi di BPMPD dan tidak mendapatkan tanggapan, aksi dilanjutkan di kantor DPRD Dompu. Aksi itu dikawal ketat pihak kepolisian hingga usai. (fir/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka