Ketik disini

Sumbawa

Bupati Beri Waktu Tiga Bulan

Bagikan

TALIWANG a�� Bupati Sumbawa Barat H Musyafirin mengingatkan aparatur harus memegang teguh janji dan sumpah yang diucapkan saat mereka dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Peringatan itu ditujukan langsung bupati kepada aparatur yang bekerja di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD).

a�?a��Ini saya ingatkan khusus yang bekerja di DPPKD. Operator, kalau data-data yang ada, disampaikan kepada orang yang tidak paham pasti akan salah,a��a�� katanya.

Kerahasiaan menjadi sebuah keharusan yang dilakukan seluruh aparatur. Bukan berarti, kerahasiaan itu berbenturan dengan UU tentang keterbukaan informasi publik. a�?a��Saya minta semua aparatur berada dalam satu semangat yang sama. Ingat, saat ini kita sedang melaksanakan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR). Keputusan soal anggaran, itu bukan keputusan bapak/ibu. Keputusan itu adanya ditangan bupati dan wakil bupati,a��a�� katanya tegas.

Aparatur dalam PDPGR ini bertugas hanya melaksanakan. Kepada dinas diminta melakukan pengawasan maksimal. Sekda KSB sebagai pejabat yang bertanggungjawab penuh terhadap seluruh aparatur yang ada diminta dapat melakukan pengawasan lebih maksimal.

a�?a��Kalau ada kepala dinas atau kepala badan yang salah, tegur dia. Kalau sudah ditegur secara lisan maupun tertulis, tidak juga berubah, sekda berhak pecat dan copot dia,a��a�� katanya.

Begitu juga sabaliknya, pejabat eselon II berhak menegur pejabat eselon III, eselon III berhak menegur eselon IV seterusnya ke bawah. a�?a��Kalau proses itu sudah dilakukan, tapi tidak ada perubahan hari itu juga kita akan non jobkan dia,a��a�� katanya mengancam.

Sikap tegas ini disampaikan langsung bupati kepada seluruh pejabat eselon II, III dan IV yang hadir saat pelantikan Juma��at akhir pekan lalu. a�?a��Ini saya sampaikan sebagai bahan evaluasi dan koreksi masing-masing. Ini tugas sekda, kalau kepala dinas/kepala badan sudah ditegur tiga kali, masih juga berulah, non job kan saja,a��a�� ingatnya lagi.

Penegasan itu disampaikan sebagai salah satu upaya pemerintah memanimalisir banyaknya kesalahan yang terjadi di tingkat aparatur. a�?a��Tidak usahlah sampai inspektorat itu harus turun tangan. Kita harus bisa mengintrospeksi diri masing-masing. Yang lebih penting lagi, kalau bisa itu diselesaikan internal selesaikan. Kalau memang tidak mampu, barulah inspektorat yang turun tangan,a��a�� tandasnya.

Bupati memberikan waktu tiga bulan kepada para pejabat ini untuk introspeksi diri. Selain introspeksi diri, dirinya bersama wabup KSB akan melakukan penilaian terhadap kinerja yang sudah ditunjukkan.

a�?a��Dalam tiga bulan itu, penilaian kami sudah ada. Sebelum kita kembali melakukan mutasi. 20 atau 25 Desember kita sudah mutasi. Untuk mengisi organisasi perangkat daerah baru. Mutasi itu akan berlaku menyeluruh,a��a�� pungkasnya. (far/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka