Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Kesultanan Bima Berlanjut

Bagikan

BIMAA�-A�Kesultanan Bima dipastikan terus berlanjut setelah ditinggal wafat Sultan Bima XVI H Ferry Zulkarnain. Muhammad Putera Ferryandi resmi dinobatkan sebagai Jenateke (Putra Mahkota) Kesultanan Bima ke XVII. Penobatan itu berlangsung, kemarin (18/9)dipimpin Ruma Bumi Pertiga Hj Siti Maryam. di Museum Asi Mbojo.

Kegiatan sakral itu disaksikan ribuan tamu undangan. Diantaranya, 20 orang raja dan sultan se-Nusantara. Anggota DPD RI Bq Diah Ratu Ganefi, mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, mantan Gubernur NTB Harun Ar Rasyid, mantan Danrem 162 Wirabhakti Kolonel CZi Lalu Rudi Irham Srigede hadir dalam kegiatan tersebut.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), acara penobatan dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Sebelum menaiki podium penobatan, Jenateka diarak keliling naik kuda didampingi lima Ncuhi.

Jenateke bersama keluarga dikawal ketat pasukan Kesultanan Bima. Tentu saja hal itu menarik perhatian warga Kabupaten Bima maupun Kota Bima.Dari dekat warga berkesempatan menyaksikan langsung prosesi penobatan Jenateka Kesultanan Bima tersebut.

”Upacara seperti ini sesuatu yang langka,” aku Ajis, warga Kelurahan Melayu, Kota Bima.

Acara dilanjutkan dengan laporan Ketua Majelis Adat Kesultanan Bima Hj Siti Maryam. Ia mengatakan, penobatan Jenateke Kesultanan Bima perlu dilakukan untuk menjaga nilai leluhur.

”Penobatan ini untuk melestarikan adat dan budaya. Mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan leluhur,” terangnya, kemarin.

Ia menjelaskan, Jenateke akan bekerjasama dengan pemerintah daerah melayani masyarakat Mbojo. Karena Bima merupakan daerah adat.

”Kita harus menjaga budaya dan tradisi,” terangnya.

Selanjutnya panitia membacakan petikan keputusan Majelis Adat Kesultanan Bima tentang penobatan Jenateke. Kemudian pasukan kerajaan mengantar atribut penobatan Jenateke ke podium.

Ruma Bumi Pertiga Hj Siti Maryiam yang juga Ketua Majelis Adat Kesultanan Bima mengambil tempat. Satu persatu atribut tersebut diambil. Kemudian diletakkan pada Jenateka yang akan dilantik.

Penobatan dimulai dengan meletakkan mahkota pada kepala Jenateke Muhammad Putera Ferryandi. Dilanjutkan pemasangan Keris Tatarapa. Setiap prosesi itu diiringi shalawat nabi.

”Itu semua rangkaian acara penobatan Jenateke,” terang Ketua Panitia yang juga Bumi Nggampo, Abdul Karim Azis usai acara, kemarin.

Pria yang akrab disapa Dae Kero ini mengaku bangga acara tersebut berjalan sukses. Apalagi dihadirir 20A� raja dan sultan se-Nusantara.

”Alhamdulillah acaranya lancar. Ini semua berkat kerja sama yang baik antara pantia dengan lembaga adat,” pungkasnya. (dam/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys